Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menyatakan dukungan penuh terhadap perluasan penggunaan dan literasi pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Dukungan ini menyusul terpilihnya Ambon sebagai salah satu tuan rumah kegiatan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
AMBON — Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon, Roby Sapulette, saat menghadiri kick-off kegiatan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 di Natsepa Resort, Suli, Maluku, Selasa. Pemkot menilai kegiatan ini bukan sekadar sarana edukasi transaksi digital, tetapi juga momentum mempromosikan potensi alam, budaya, dan kuliner lokal Ambon ke tingkat nasional.
“Pemkot Ambon mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Ambon sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Roby Sapulette.
Volume Transaksi QRIS di Maluku Tembus Jutaan
Bank Indonesia mencatat penggunaan QRIS di wilayah Sulampua terus meningkat. Hingga akhir Semester I 2026, volume transaksi QRIS di wilayah tersebut mencapai 344 juta transaksi dengan 3,7 juta pengguna dan 3,3 juta merchant.
Sementara di Provinsi Maluku sendiri, transaksi QRIS tercatat mencapai 7,9 juta transaksi dengan jumlah merchant lebih dari 117 ribu. Penggunaan QRIS di Maluku didominasi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Literasi Keuangan Digital Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Meski angka transaksi menunjukkan tren positif, literasi keuangan digital masih menjadi tantangan yang perlu diperkuat. Menurut Bank Indonesia, penguatan ini membutuhkan kolaborasi lintas lembaga, bukan hanya dari sektor perbankan.
“Meski penggunaan transaksi digital terus meningkat, literasi keuangan digital masih menjadi tantangan yang perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga,” ujarnya.
Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Adopsi QRIS
Melalui program bertema “Jelajahi Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS”, generasi muda didorong menjadi agen perubahan dalam mempercepat adopsi transaksi digital. Pemkot Ambon berharap rangkaian kegiatan yang berlangsung di Maluku dan dilanjutkan ke Sulawesi Selatan ini dapat mendorong percepatan ekosistem digital.
Pemkot juga berharap kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, penyedia jasa pembayaran, dan pelaku UMKM semakin kuat. Hal ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor UMKM dan pariwisata Ambon.