Pencarian

Pemkab Maluku Tenggara Gencarkan PMT Berbasis Pangan Lokal untuk Ibu Hamil dan Balita, Bupati: Kunci Cegah Stunting

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:24:32 WIB
Pemkab Maluku Tenggara Gencarkan PMT Berbasis Pangan Lokal untuk Ibu Hamil dan Balita, Bupati: Kunci Cegah Stunting
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun meninjau kegiatan pembekalan PMT berbasis pangan lokal untuk ibu hamil dan balita di Rumah Sakit Pratama Lies Hanubun, Langur, Sabtu (22/8/2026).

LANGUR — Upaya menekan angka stunting di Maluku Tenggara tidak hanya berhenti pada intervensi medis, tetapi juga menyentuh pola asuh dan ketersediaan pangan di tingkat keluarga. Pembekalan PMT berbasis pangan lokal yang digelar di Rumah Sakit Pratama Lies Hanubun pada Sabtu (22/8/2026) menjadi bukti konkret komitmen tersebut, dengan menyasar ibu hamil penderita KEK dan balita dengan berat badan kurang.

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, yang hadir bersama Wakil Bupati CharlosViali Rahantoknam, menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan lokal bukan sekadar alternatif, melainkan langkah strategis yang mudah diakses masyarakat.

Pangan Lokal sebagai Kunci Gizi Ibu Hamil dan Balita

"Pencegahan stunting harus dimulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan anak. Karena itu, pemanfaatan pangan lokal menjadi langkah penting yang perlu terus didorong di tengah masyarakat," ujar Hanubun di sela-sela kegiatan.

Pendekatan ini dipilih karena bahan pangan lokal relatif mudah diperoleh dan harganya terjangkau. Selain itu, kandungan gizinya dinilai sesuai dengan kebutuhan ibu hamil dan anak, sekaligus mendorong keterlibatan aktif keluarga dalam menyediakan asupan bergizi setiap hari.

Gerakan Cegah Stunting Butuh Peran Aktif Keluarga

Wakil Bupati Maluku Tenggara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pola hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar program pemerintah. Menurutnya, keberhasilan penurunan stunting sangat bergantung pada kesadaran kolektif.

"Gerakan cegah stunting membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat. Mari bersama-sama memastikan ibu hamil dan anak mendapatkan makanan bergizi serta perhatian kesehatan yang cukup," ungkapnya.

Kegiatan pembekalan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi sejak masa kehamilan hingga periode tumbuh kembang anak. Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan keluarga mampu mempercepat penurunan angka stunting secara signifikan.

Dengan intervensi yang menyasar kelompok paling rentan ini, Pemkab Maluku Tenggara menargetkan lahirnya generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan berkualitas. Fokus pada pangan lokal diharapkan menjadi solusi berkelanjutan yang tidak bergantung pada bantuan luar daerah.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: timesmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks