BURU — Peresmian delapan jembatan tersebut dipusatkan di Jembatan Garuda Kali Walumnako, Desa Waeflan, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Pangdam XV/Pattimura didampingi Dandim 1506/Namlea Letkol Inf. Heribertus Purwanto dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Azis Tomia menandai peresmian dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti.
Jembatan Bagian dari 55 Titik Se-Maluku dan Maluku Utara
Mayjen TNI Dody Triwinarto menyebut pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program besar TNI AD di wilayah Kodam XV/Pattimura yang mencakup Maluku dan Maluku Utara. Total ada 55 jembatan yang dibangun dari program tersebut.
"Ini adalah satu dari 55 jembatan yang dibuat oleh TNI AD di Kodam XV/Pattimura. Kegiatan pembangunan jembatan ini merupakan program dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto melalui perintah Bapak KSAD. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan saya langsung melihat secara fisik," ujar Dody.
Sebaran 8 Jembatan di Buru dan Buru Selatan
Di Kabupaten Buru, pembangunan dilakukan di dua titik di Desa Waeleman serta masing-masing satu titik di Desa Waeflan, Desa Wabloy, Desa Kaki Air, dan Desa Namlea Ilath. Sementara di Kabupaten Buru Selatan, jembatan dibangun di Desa Hote dan Desa Wailikut.
Seluruh pembangunan melibatkan personel Kodim 1506/Namlea dan Yonif TP 821/Satria Bupolo bersama pemerintah daerah serta masyarakat. Pelaksanaannya berada di bawah Satgas Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 yang dikomandoi Dandim 1506/Namlea.
Bukan Hanya Jembatan, Ada RTLH Hingga Sumur Bor
Satgas Karbak tidak hanya menggarap jembatan. Sejumlah program pembangunan dan sosial juga berjalan, di antaranya perbaikan fasilitas sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor dan MCK, rehabilitasi jalan, renovasi rumah ibadah, hingga pemeriksaan kesehatan masyarakat.
Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah terpencil.
Pangdam Minta Warga Rawat Jembatan
Pangdam mengimbau masyarakat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun serta menggunakannya dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada aparat TNI setempat apabila ditemukan kendala maupun kerusakan.
"Terima kasih kepada masyarakat, perangkat desa dan pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan program unggulan Bapak KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak," pungkasnya.
Rampungnya delapan jembatan ini diharapkan membuka akses antardesa, memperlancar distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Buru.