Pencarian

5 Kebakaran Landa Maluku Tenggara dalam Tiga Hari, Damkar Sebut Kemarau Picu Api di Lahan Kosong

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:01:31 WIB
5 Kebakaran Landa Maluku Tenggara dalam Tiga Hari, Damkar Sebut Kemarau Picu Api di Lahan Kosong
Petugas Damkar Maluku Tenggara memadamkan api di lahan kosong di Langgur, Minggu (23/8/2026).

MALUKU TENGGARA — Rentetan kebakaran yang terjadi di lahan kosong selama tiga hari berturut-turut menjadi peringatan serius bagi warga di tengah musim kemarau. Kepala Seksi Pencegahan Damkar Maluku Tenggara, Thomy Renurth, membenarkan lima kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam seluruh insiden, namun api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 90 menit setelah laporan masuk.

Dua Titik Api Terjadi pada Minggu Sore

Kejadian terakhir tercatat pada Minggu (23/8) dengan dua laporan berbeda. Kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 12.01 WIT di lahan kosong depan Mess Bintara TNI Angkatan Udara Lanud Dumatubun, Langgur, Kecamatan Kei Kecil.

Tak berselang lama, sekitar pukul 15.16 WIT, api kembali membakar lahan kosong di belakang SD Ohoi Namar, Kecamatan Manyeuw. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman bersama warga setempat untuk mencegah api merambat ke bangunan sekolah.

Sabtu Malam, Api Mengancam Area Komersial di Ohoi Kolser

Pada Sabtu (22/8), dua insiden terjadi di Ohoi Kolser. Kebakaran pertama berlangsung siang hari sekitar pukul 11.40 WIT di lahan kosong kawasan permukiman warga pada jalan menuju Ohoi Ngayub. Titik api ini cukup berbahaya karena berada di tengah kepadatan hunian.

Memasuki malam hari, sekitar pukul 19.27 WIT, kebakaran kembali terjadi di depan Cafe Green Hill, Jalan Poros menuju Ohoi Loon. Lokasi yang merupakan area komersial membuat petugas ekstra waspada terhadap potensi kerugian material yang lebih besar.

Laporan dari Wakil Ketua DPRD pada Jumat Malam

Rangkaian kebakaran ini dimulai pada Jumat (21/8) malam. Api membakar kawasan bahu jalan di Ohoi Kolser dan laporannya disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Maluku Tenggara, Bosko Rahawarin, kepada petugas Regu Jaga 3 Damkar sekitar pukul 18.27 WIT.

Prosedur Pemadaman: Size Up Hingga Pendinginan

Thomy menjelaskan, setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti dengan prosedur standar. Petugas terlebih dahulu melakukan penilaian situasi atau size up untuk mengetahui kondisi lokasi, arah penyebaran api, dan tingkat risiko terhadap bangunan sekitar.

Setelah status kebakaran masuk kategori merah, petugas melakukan pemutusan titik api yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan. Langkah ini krusial untuk memastikan tidak ada bara atau sumber panas yang bisa memicu munculnya api kembali di lokasi yang sama.

Kewaspadaan Warga Jadi Kunci di Tengah Kemarau

Kondisi kemarau yang masih berlangsung membuat material kering di lahan terbuka lebih mudah terbakar. Damkar Maluku Tenggara mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang terdapat vegetasi kering dan berdekatan dengan permukiman.

Rentetan kejadian ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi potensi bahaya di titik-titik rawan, mengingat sebagian besar lokasi kebakaran berada di dekat area aktivitas warga dan fasilitas publik.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radiodms.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks