AMBON — Jaringan PDAM di RT 005/RW 006, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, resmi beroperasi dan langsung melayani 60 kepala keluarga. Penambahan titik di Kudamati melengkapi 26 titik baru akses air bersih yang telah dibuka Pemkot Ambon di sejumlah wilayah.
Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena menyebut perluasan jaringan sebagai upaya pemerintah memperluas akses warga terhadap kebutuhan dasar. Ia meminta fasilitas yang sudah terbangun dimanfaatkan secara optimal.
Iuran PDAM Jadi Kunci Perluasan ke Titik Berikutnya
Bodewin menempatkan pembayaran iuran pelanggan sebagai faktor penting untuk menjaga keberlanjutan operasional PDAM. Setoran itu pula yang nantinya dipakai membuka jaringan baru di lokasi lain.
"Skema ini sebenarnya saling menopang. Tanggung jawab pemerintah adalah menyediakan akses air bersih, dan masyarakat memanfaatkannya dengan memenuhi kewajiban yang ditentukan PDAM. Kewajiban itu kelak digunakan PDAM untuk membuka titik baru di tempat lain," ujarnya.
Ia berharap jumlah titik layanan terus bertambah selama masa kepemimpinannya. Para lurah serta pengurus RT dan RW diminta aktif berkoordinasi di lapangan, terutama soal pemanfaatan debit air dari wilayah Wainitu.
Debit Wainitu dan Kusu-Kusu Menyusut Saat Kemarau
Pemkot Ambon mewaspadai ancaman kekeringan akibat musim kemarau panjang yang dikaitkan dengan fenomena El Nino. Kondisi itu menurunkan debit air di sejumlah sumber utama, termasuk Wainitu dan Kusu-Kusu.
Bodewin menyebut berkurangnya debit air serta meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah lokasi sebagai tantangan yang harus diantisipasi bersama. Warga diminta tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan.
Pemerintah, katanya, akan menindak tegas pelaku pembakaran liar yang membahayakan dan meresahkan masyarakat sesuai ketentuan hukum. Risiko kekeringan diperkirakan masih berpotensi berlangsung hingga Maret mendatang.
Imbauan Hemat Air hingga Maret
Pemkot Ambon mengingatkan warga menggunakan air secara hemat dan bijak selama periode rawan kekeringan. Imbauan itu menyasar seluruh pelanggan PDAM, termasuk 60 KK di Kudamati yang baru menikmati layanan.
"Manfaatkan air dengan sebijak mungkin. Tanggung jawab ini ada pada pemerintah dan masyarakat. Mari kita hemat penggunaan air agar pasokan air bersih di kota ini tetap terjaga," kata Bodewin.