Pencarian

Kadin Maluku Desak Pemkot Ambon dan BWS Terbitkan Izin Penataan Sungai Wai Tomu, Proyek Swadaya Kodam XV/Pattimura Tertunda

Jumat, 30 Oktober 2026 • 14:31:01 WIB
Kadin Maluku Desak Pemkot Ambon dan BWS Terbitkan Izin Penataan Sungai Wai Tomu, Proyek Swadaya Kodam XV/Pattimura Tertunda
Kadin Maluku mendesak Pemkot Ambon dan BWS Maluku mempercepat penerbitan izin penataan kawasan Sungai Wai Tomu.

AMBON — Pengerjaan fisik penataan kawasan Sungai Wai Tomu saat ini tertunda akibat persoalan administrasi. Sam Latuconsina menilai percepatan izin penting agar pembangunan tidak berlarut-larut dan fasilitas yang direncanakan bisa segera dipakai warga.

Dukungan Kadin Maluku menyasar rencana Kodam XV/Pattimura menyediakan ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta menambah fasilitas parkir di Kota Ambon. Menurut Sam, keterlibatan kodam dalam pembenahan infrastruktur perkotaan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Rencana Sejak Era Sam Latuconsina di Pemerintahan Kota

Mantan Wakil Wali Kota Ambon itu mengungkapkan, pemanfaatan ruang di atas sempadan sungai untuk memperluas area pedagang dan menyediakan kantong parkir sebenarnya telah direncanakan sejak dirinya menjabat. Keterbatasan APBD membuat rencana tersebut belum terealisasi.

"Ketika saya menjadi wakil wali kota, saya pernah berencana memanfaatkan area itu guna menambah ruang bagi pedagang dan perparkiran. Namun karena terkendala anggaran, rencana tersebut tidak terlaksana. Sekarang, gagasan itu bisa terwujud berkat niat baik Pangdam XV/Pattimura," ujarnya di Ambon, Jumat (30/10/2026).

Pendanaan Murni Swadaya, Tidak Pakai APBD dan APBN

Sam menekankan proyek tersebut dibiayai secara swadaya. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan anggaran yang menghambat penerbitan rekomendasi teknis oleh Balai Wilayah Sungai Maluku.

"Saya mengimbau pemangku kepentingan, baik Pemerintah Kota Ambon maupun Balai Wilayah Sungai Maluku, untuk segera menerbitkan perizinan agar niat baik ini cepat terealisasi, apalagi pendanaannya murni bukan berasal dari APBD maupun APBN," tegasnya.

Dampak bagi Pedagang dan Kantong Parkir Kota Ambon

Penataan kawasan sungai disebut berpotensi menambah ruang usaha baru bagi UMKM sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Fasilitas parkir tambahan juga dinilai membantu mengurai kepadatan di pusat kota.

Kadin Maluku menyayangkan pengerjaan fisik yang tertunda akibat persoalan perizinan. Sam meminta pemerintah daerah dan BWS Maluku menuntaskan proses administrasi serta rekomendasi teknis yang diperlukan agar proyek tidak berlarut-larut.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: potretmaluku.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks