DOBO — Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, resmi melantik Adolof Pokar sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) di Aula Kantor Bupati, Rabu (10/6/2026). Adolof sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.
Penunjukan Adolof dianggap sebagai langkah strategis. Pengalamannya di sektor pendidikan selama bertahun-tahun menjadi modal utama untuk mengelola anggaran daerah.
Transisi dari Pendidikan ke Keuangan Daerah
Bupati Timotius Kaidel menekankan bahwa BPKD memiliki peran vital dalam memastikan tata kelola keuangan berjalan transparan, akuntabel, dan profesional. Menurutnya, fondasi pembangunan daerah bertumpu pada pengelolaan kas daerah yang sehat.
“Pengelolaan keuangan daerah yang baik merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya percaya saudara Adolof Pokar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Target: Inovasi dan Percepatan Pembangunan
Bupati menambahkan, sinergi antarlembaga dan penguatan sistem administrasi keuangan harus terus ditingkatkan. Ia menilai hal itu menjadi kunci keberhasilan program pembangunan di berbagai sektor, terutama di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis unik.
“Dengan bekal pengalaman birokrasi yang dimiliki, Adolof diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta terobosan dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah guna mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Aru,” kata Timotius.
Penyegaran Organisasi di Tubuh Pemda
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Pemkab Kepulauan Aru tengah mendorong rotasi jabatan untuk mengoptimalkan kinerja birokrasi.
Adolof Pokar kini langsung menempati posisi barunya. Tugas pertamanya adalah mengaudit aset daerah dan menyusun rencana kerja anggaran sisa tahun 2026.