Pencarian

7 Rekomendasi Tempat Nongkrong WiFi dan Coworking Space di Maluku untuk Remote Worker

Selasa, 28 Juli 2026 • 18:50:31 WIB
7 Rekomendasi Tempat Nongkrong WiFi dan Coworking Space di Maluku untuk Remote Worker
Suasana area coworking space di pusat Kota Ambon yang dilengkapi koneksi fiber optik dan genset cadangan.

Ambon, sebagai pusat aktivitas di Maluku, belakangan mulai menjamur tempat nongkrong yang mengerti kebutuhan digital nomad. Bukan cuma soal kopi, tapi koneksi internet yang stabil jadi tuntutan utama. Saya sendiri beberapa kali harus menyelesaikan deadline dari sebuah kafe di kawasan Batu Meja, dan pengalaman itu mengajarkan satu hal: tidak semua tempat dengan tulisan "WiFi" menjamin kecepatan yang memadai.

Artikel ini bukan sekadar daftar. Ini panduan praktis berdasarkan pengalaman dan observasi langsung di lapangan. Saya akan mengupas tujuh lokasi yang layak dipertimbangkan, mulai dari coworking space resmi hingga kafe yang serius menyediakan infrastruktur untuk bekerja.

1. Ruang Kerja Bersama di Pusat Kota Ambon

Beberapa gedung perkantoran di Jalan Sultan Hasanuddin dan sekitarnya mulai menyewakan ruang untuk kerja bersama. Tidak seperti kafe biasa, tempat ini biasanya punya genset cadangan dan koneksi fiber optik. Saya pernah bertemu tim startup lokal yang setiap hari bekerja dari lantai dua sebuah ruko di kelurahan Uritetu.

Tips penting: pastikan Anda bertanya langsung soal kebijakan penggunaan ruang rapat. Beberapa tempat mewajibkan pemesanan terpisah untuk ruang privat, terutama jika Anda butuh melakukan panggilan video tanpa gangguan suara latar.

2. Kafe dengan Zona Kerja di Kawasan Batu Meja

Kawasan Batu Meja, tepatnya di sepanjang jalan menuju Pantai Liang, memiliki beberapa kafe yang sengaja menyediakan colokan listrik di setiap meja. Satu kafe yang cukup populer di kalangan mahasiswa memiliki area semi-outdoor dengan pemandangan laut. Kecepatan WiFi di sini cukup untuk mengunggah file berukuran besar, meski cenderung melambat saat jam makan siang.

Saran saya: datang sebelum pukul 09.00 WIT jika ingin mendapatkan meja dekat colokan. Staf di sana biasanya ramah dan tidak keberatan Anda bekerja berjam-jam asal tetap memesan makanan atau minuman secara berkala.

3. Perpustakaan Daerah yang Mulai Ramah Digital

Perpustakaan umum di Ambon bukan lagi sekadar tempat membaca buku. Beberapa sudut ruangan kini dilengkapi akses internet gratis. Saya melihat sendiri beberapa pekerja lepas menggunakan laptop mereka di lantai dasar, memanfaatkan meja panjang yang tersedia. Suasananya sunyi, cocok untuk pekerjaan yang butuh konsentrasi tinggi.

Kekurangannya: jam operasional terbatas. Pastikan Anda mengecek jadwal buka terbaru karena hari libur nasional sering kali membuat tempat ini tutup lebih awal.

4. Homestay dan Guest House dengan Fasilitas Kerja

Bagi perantau yang tinggal di Maluku untuk jangka waktu menengah, beberapa homestay di kawasan Poka dan Rumah Tiga menawarkan paket khusus dengan meja kerja dan WiFi dedicated. Saya pernah menginap di sebuah guest house dekat kampus Universitas Pattimura; koneksinya cukup stabil untuk meeting Zoom, meski kadang terputus saat hujan deras.

Harga sewa bervariasi. Lebih baik Anda menghubungi pemilik langsung dan menanyakan kecepatan internet yang dijamin, bukan sekadar "WiFi tersedia".

5. Kafe di Jalan Ahmad Yani dengan Colokan Melimpah

Jalan Ahmad Yani di pusat kota Ambon punya deretan kafe yang bersaing ketat. Satu di antaranya terkenal di kalangan pekerja kreatif karena menyediakan stop kontak di hampir setiap sudut. Saya biasa duduk di lantai atas; suaranya lebih tenang dan pemandangan jalanan cukup asyik untuk melepas penat.

Tips: jangan lupa membawa earphone peredam bising. Meski area atas lebih tenang, suara mesin kopi dari bawah masih terdengar samar.

6. Area Co-Working di Maluku City Mall

Pusat perbelanjaan di Ambon mulai menyediakan area duduk dengan akses WiFi gratis. Satu sudut di lantai dasar Maluku City Mall sering dipenuhi pengunjung yang bekerja sambil menunggu jam buka toko. Koneksinya cukup cepat, terutama di pagi hari sebelum pengunjung ramai.

Kekurangan: tidak ada colokan listrik di semua meja. Anda harus mencari meja yang dekat dengan tiang atau dinding. Bawa power bank sebagai cadangan.

7. Kafe di Kawasan Lateri untuk Meeting Santai

Kawasan Lateri, yang berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota, memiliki beberapa kafe dengan halaman luas. Tempat ini cocok untuk diskusi kelompok atau meeting santai dengan klien. Saya pernah menghabiskan sore di sana, dan WiFi-nya cukup stabil untuk mengirim proposal via email.

Suasana lebih sepi dibanding kafe di pusat kota. Cocok untuk Anda yang butuh ketenangan tanpa harus kehilangan koneksi internet.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua tempat ini buka setiap hari?
Tidak. Beberapa kafe tutup di hari Minggu atau hari libur nasional. Sebaiknya Anda menghubungi tempat yang dituju terlebih dahulu untuk memastikan jam operasional terkini.

Berapa biaya yang harus disiapkan?
Biaya bervariasi tergantung tempat dan durasi. Beberapa coworking space menerapkan tarif per jam atau harian, sementara kafe umumnya hanya meminta Anda memesan makanan atau minuman. Cek langsung ke tempatnya untuk informasi harga akurat.

Apakah ada tempat yang buka 24 jam?
Sampai saat ini, belum banyak tempat di Maluku yang buka 24 jam khusus untuk bekerja. Sebagian besar tutup antara pukul 21.00 hingga 22.00 WIT.

Bagaimana cara menemukan tempat dengan WiFi tercepat?
Tanya langsung ke staf atau pengunjung lain. Pengalaman pribadi lebih akurat daripada ulasan online yang mungkin sudah kedaluwarsa. Bawa perangkat pengukur kecepatan internet jika perlu.

Apakah ada coworking space resmi di Maluku selain di Ambon?
Sampai saat ini, fasilitas coworking space masih terpusat di Kota Ambon. Untuk daerah lain seperti Tual atau Masohi, pilihan terbaik adalah kafe atau homestay yang menyediakan WiFi.

Memilih tempat nongkrong untuk bekerja di Maluku memang butuh riset. Tidak semua lokasi menjanjikan koneksi yang stabil, tapi dengan panduan di atas, Anda punya gambaran awal yang realistis. Mulailah dari kawasan Batu Meja atau Jalan Ahmad Yani jika Anda baru pertama kali mencoba. Dua lokasi itu punya track record paling baik soal kecepatan internet dan ketersediaan colokan. Selamat bekerja dari Maluku.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks