MALUKU — Bentrokan terjadi Minggu pagi di kawasan Matraman Dalam, Jakarta Pusat. Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, korban tewas sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dalam kondisi kritis bersama satu korban lainnya. Namun satu orang dinyatakan meninggal dunia saat di rumah sakit.
Teguran Motor Bising Picu Perusakan Warung
Peristiwa berawal dari seorang pemotor dengan knalpot bising yang ditegur warga saat melintas di warung nasi uduk. Menurut Roby, pemotor tidak terima ditegur lalu memanggil rekannya dan kembali ke lokasi untuk melakukan perusakan warung.
"Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya," ujar Roby di lokasi.
Polisi: Dua Kelompok Saling Serang, Delapan Orang Diamankan
Aksi perusakan memicu reaksi warga sekitar yang kemudian menyerang balik kelompok pemotor. Bentrokan meluas hingga polisi yang berupaya melerai kewalahan karena jumlah massa yang terlibat. Sebanyak delapan orang diamankan, terdiri dari enam orang dari satu kelompok dan dua orang dari kelompok lainnya. Mereka kini dimintai keterangan di Polsek Menteng.
"Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," kata Roby.
Korban Kritis Masih Dirawat, Polisi Dalami Peran Masing-masing
Hingga kini, satu korban lainnya masih menjalani perawatan kritis di RSCM. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti bentrokan dan mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat. Belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tidak main hakim sendiri dan melaporkan setiap perselisihan melalui jalur hukum. Situasi di sekitar lokasi bentrokan dilaporkan sudah kondusif kembali.