Pencarian

Kebakaran Melanda Pabrik Limbah Berbahaya di Ho Chi Minh, Dua Bengkel Ludes Tak Bersisa

Sabtu, 13 Juni 2026 • 16:28:31 WIB
Kebakaran Melanda Pabrik Limbah Berbahaya di Ho Chi Minh, Dua Bengkel Ludes Tak Bersisa
Kebakaran melanda dua bengkel pabrik limbah berbahaya di Ho Chi Minh hingga ludes terbakar.

MALUKU — Kebakaran terjadi sekitar pukul 5:30 waktu setempat di kawasan Komune Chau Pha, Kota Ho Chi Minh. Petugas pemadam kebakaran dari Departemen Kepolisian Kota Ho Chi Minh diterjunkan dengan enam mobil pemadam dan puluhan personel untuk menjinakkan si jago merah.

“Api dengan cepat menyebar dan melahap dua bengkel yang luasnya mencapai ribuan meter persegi,” ujar Phan Minh Hop, Ketua Komite Rakyat Komune Chau Pha, kepada wartawan.

Karyawan Sempat Berjibaku, Api Tak Terkendali

Saat api pertama kali muncul, para pekerja di lokasi berusaha memadamkannya dengan peralatan yang tersedia. Namun, material mudah terbakar yang tersimpan di dalam pabrik membuat api membesar dan sulit dikendalikan.

Pihak berwenang setempat segera mengirimkan polisi dan aparat komune untuk melakukan koordinasi dan langkah tanggap darurat awal. Upaya pemadaman baru membuahkan hasil setelah tim pemadam dari kota tiba di lokasi.

Kobaran Api Terkendali Pukul 09.00, Sisa Api Masih Ditangani

Sekitar pukul 9:00 pagi, api berhasil dikendalikan sebagian besar. Petugas terus menyemprotkan bahan kimia dan melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Akibat insiden ini, dua bengkel pabrik dinyatakan hancur total. Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan menghitung total kerugian material yang diderita perusahaan.

Belum ada keterangan resmi mengenai jenis limbah berbahaya yang diolah di pabrik tersebut maupun potensi dampak pencemaran lingkungan akibat kebakaran. Pemerintah setempat memastikan proses investigasi dan penanganan lokasi kejadian akan dilakukan secara menyeluruh.

Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks