Pencarian

Pemkot Ambon Tanggung Biaya Perawatan Korban Pohon Tumbang di Tantui, Tagihan Rumah Sakit Capai Rp147 Juta

Selasa, 11 Agustus 2026 • 20:41:01 WIB
Pemkot Ambon Tanggung Biaya Perawatan Korban Pohon Tumbang di Tantui, Tagihan Rumah Sakit Capai Rp147 Juta
Pemkot Ambon menanggung biaya perawatan korban pohon tumbang di Tantui dengan tagihan rumah sakit mencapai Rp147 juta.

AMBON — Komitmen Pemkot Ambon untuk menanggung biaya perawatan korban pohon tumbang di kawasan Tantui bukan sekadar janji. Ronald Lekransy mengungkapkan, pihaknya telah menerima tagihan resmi dari RSUD dr. Johanes Leimena atas perawatan Vence Herman Momole yang berlangsung sejak 29 April hingga 22 Mei 2026.

“Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan kepada warga yang mengalami musibah bencana. Karena itu, dalam kunjungan Wakil Wali Kota telah menyampaikan komitmen membantu pembiayaan penanganan medis korban di rumah sakit sesuai mekanisme,” kata Ronald, Selasa (11/8/2026).

Kepala Dinkes Turun Langsung Koordinasi ke Rumah Sakit

Tindak lanjut komitmen tersebut dijalankan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon. Kepala Dinkes Kota Ambon, dr. Jihan Stefanus Norimarna, berkoordinasi langsung dengan Direktur Pelayanan Medis RSUD dr. Johanes Leimena untuk memastikan proses administrasi dan pembiayaan perawatan berjalan lancar.

Selain pembiayaan medis, pemerintah juga memfasilitasi kepulangan korban dari rumah sakit ke kediaman menggunakan mobil Ambulans Puskesmas Urimessing. Keluarga korban juga dibantu mendapatkan rujukan dari puskesmas untuk pengobatan lanjutan karena korban masih memiliki kepesertaan BPJS yang aktif.

Dua Korban dan Tanggung Jawab atas Kendaraan Rusak

Peristiwa yang dipicu cuaca ekstrem pada April 2026 itu menimpa dua pengguna jalan. Selain Vence Herman Momole, satu korban lainnya juga mendapat penanganan dari Pemkot Ambon pasca kejadian.

Penanganan tidak hanya menyangkut kondisi korban. Melalui OPD terkait, Pemkot Ambon juga memfasilitasi kerusakan kendaraan akibat peristiwa tersebut sesuai kewenangan dan mekanisme yang tersedia.

Pemkot Buka Suara soal Keluhan Keluarga Korban

Ronald mengakui, pemerintah kota memahami betul keluhan keluarga korban dan tidak bermaksud memperdebatkan pengalaman yang dialami. Namun, pemerintah menilai perlu memberikan penjelasan agar publik memperoleh informasi secara utuh mengenai langkah yang telah dilakukan sejak peristiwa terjadi.

“Pemerintah dan masyarakat tentu memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan warga yang mengalami musibah mendapatkan perhatian dan penanganan yang sebaik-baiknya,” tandas Ronald.

Pernyataan ini sekaligus menjawab pertanyaan publik mengenai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam peristiwa bencana akibat cuaca ekstrem, khususnya di wilayah pesisir Kota Ambon yang kerap terdampak angin kencang.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: potretmaluku.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks