Pencarian

Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru Pakai Jersey Beda di Deklarasi Damai Suporter Piala Dunia 2026, Ratusan Fans Meriahkan Pawai

Jumat, 12 Juni 2026 • 11:57:01 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru Pakai Jersey Beda di Deklarasi Damai Suporter Piala Dunia 2026, Ratusan Fans Meriahkan Pawai
Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru tampil dengan jersey berbeda saat deklarasi damai suporter Piala Dunia 2026.

DOBO — Euforia Piala Dunia 2026 yang berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli benar-benar terasa di pelosok Maluku. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Polres setempat memfasilitasi pawai suporter yang dirangkai dengan deklarasi damai, Kamis (11/6/2026).

Peserta memadati jalur pawai dengan mengenakan jersey dan atribut kebanggaan masing-masing. Suasana makin meriah ketika Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muhammad Djumpa, tiba dengan jersey Timnas Argentina. Para pendukung La Albiceleste yang berkumpul di halaman Kantor Bupati langsung menyambutnya dengan antusias.

Di sisi lain, Bupati Timotius Kaidel memilih tampil dengan jersey Timnas Indonesia. Penampilan keduanya memicu candaan dan rasa penasaran peserta soal tim mana yang sebenarnya mereka jagokan.

Pesan Bupati: Beda Dukungan, Tetap Satu Bangsa

Dalam arahannya, Bupati Kaidel menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan dukungan. “Boleh berbeda dukungan dan saling bercanda, tetapi kita semua tetap satu sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan agar para suporter tidak melakukan konvoi ugal-ugalan atau mengabaikan aturan lalu lintas. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kata dia, harus menjadi pelajaran agar perayaan sepak bola tidak berujung pada kecelakaan atau korban jiwa.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena kelalaian di jalan. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas,” tegas Bupati Kaidel.

Polres Fasilitasi Deklarasi demi Keamanan Bersama

Polres Kepulauan Aru turut berperan dalam mengawal jalannya acara. Deklarasi damai antar suporter ini dimaksudkan untuk mencegah gesekan antarkelompok pendukung yang kerap terjadi saat perhelatan akbar seperti Piala Dunia.

Pawai yang dimulai dari halaman Kantor Bupati itu berlangsung tertib. Para peserta mengikuti rute yang telah ditentukan tanpa insiden berarti. Petugas kepolisian berjaga di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan peserta.

Kegiatan ini menjadi salah satu contoh bagaimana euforia sepak bola bisa disalurkan secara positif di daerah. Perbedaan jersey yang dikenakan Bupati dan Wakil Bupati justru menjadi simbol bahwa rivalitas di lapangan tak perlu merusak kebersamaan.

Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks