AMBON — Rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi dimulai di lingkungan MTs Negeri Ambon. Agenda yang disiapkan panitia antara lain lomba pembacaan UUD 1945, paduan suara, bola voli mini, hingga lomba memasak yang melibatkan guru dan siswa.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala MAN Ambon, Muhammad Risal, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremonial tahunan. Justru di balik kemeriahan lomba, madrasah ingin memperkuat ikatan kekeluargaan antara tenaga pendidik dan peserta didik.
Makna Kemerdekaan bagi Generasi Muda
Menurut Muhammad Risal, semangat kemerdekaan yang dirayakan siswa saat ini tidak lagi berfokus pada perjuangan fisik melawan penjajah. Tantangan terbesar generasi sekarang justru bersaing di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Sekarang kita bukan lagi berjuang melawan penjajah, tetapi berjuang menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Siswa harus mampu melawan diri sendiri, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan di era digitalisasi," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026).
Ia menambahkan, melalui peringatan kemerdekaan ini pihaknya berharap siswa dapat meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, serta semangat kebersamaan. Madrasah, lanjut dia, memegang peran krusial dalam menyiapkan generasi yang adaptif terhadap zaman tanpa melupakan nilai-nilai kebangsaan.
Agenda Padat dan Kunjungan Perpustakaan Nasional
Pihak madrasah sebenarnya telah menyiapkan sejumlah agenda lain. Namun, pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan kalender kegiatan yang cukup padat, termasuk proses belajar mengajar dan kunjungan tamu eksternal.
Sebelumnya, MAN Ambon bersama MTs Negeri Ambon juga telah mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka menyambut hari kemerdekaan. Sejumlah siswa turut menjadi perwakilan madrasah pada acara tersebut.
Rangkaian lomba akan berlangsung mulai pekan ini hingga sekitar Kamis atau Jumat. Pada puncak acara Jumat nanti, madrasah dijadwalkan menerima kunjungan dari Perpustakaan Nasional.
Muhammad Risal berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat membangun silaturahmi yang erat antara guru, siswa, wali kelas, dan seluruh keluarga besar madrasah. "Harapannya, kegiatan 17 Agustus ini dapat membangun silaturahmi antara guru, siswa, wali kelas, dan seluruh keluarga besar madrasah," pungkasnya.