Pencarian

Lucid Cosmos SUV Mid-Size Resmi Mundur ke 2027, CEO Baru Sebut "Operational Reset"

Rabu, 05 Agustus 2026 • 08:36:01 WIB
Lucid Cosmos SUV Mid-Size Resmi Mundur ke 2027, CEO Baru Sebut
Lucid resmi menunda peluncuran SUV mid-size Cosmos hingga paruh kedua 2027.

MALUKU — Kabar penundaan ini disampaikan Lucid bersamaan dengan laporan keuangan Q2 yang menunjukkan kerugian lebih besar dari estimasi pasar dan pendapatan yang sedikit meleset dari target. Alih-alih memberikan panduan keuangan untuk 2026, manajemen baru justru mengumumkan program "operational reset" yang bertujuan memperbaiki fundamental bisnis perusahaan.

Alasan Penundaan: CEO Tak Mau Ulangi Kesalahan Gravity

Napoli secara eksplisit menyebut peluncuran Cosmos tidak akan terburu-buru. Ia menegaskan Lucid tidak ingin mengulang kesalahan masa lalu ketika produk bagus justru tercoreng karena diluncurkan sebelum benar-benar siap.

"We're not going to make the mistake of the past where products, great cars, were in fact tainted by launching before things were ready. I think it's going to be '27. … Most likely the second half of '27," ujar Napoli seperti dikutip CNBC.

Jadwal Baru dan Keraguan yang Terbukti

Sejak awal, banyak pihak meragukan Cosmos bisa meluncur hanya beberapa bulan setelah diperkenalkan lewat siluet pada awal tahun ini. Keraguan itu muncul karena Lucid sendiri baru mencapai pengiriman bulanan Gravity SUV dalam jumlah tiga digit pada September tahun lalu, padahal Gravity mulai dikirimkan pada akhir 2024.

Dengan mundurnya jadwal ke paruh kedua 2027, artinya konsumen harus menunggu sekitar satu tahun lebih lama dari rencana awal. Namun Napoli masih menyisakan ruang untuk perubahan—jadwal itu bisa mundur lagi jika kondisi tidak memungkinkan.

Kondisi Keuangan Lucid: Masih Aman tapi Perlu Pembenahan

Di tengah rumor kebangkrutan yang beredar, Lucid kembali menegaskan memiliki likuiditas yang cukup untuk membiayai operasional hingga jauh ke tahun 2027. Pernyataan ini disampaikan langsung dalam laporan Q2, sekaligus meredam spekulasi yang sempat memaksa perusahaan berkomentar secara terbuka.

Perusahaan juga mengidentifikasi potensi perbaikan arus kas sebesar USD 1,4 miliar untuk sisa tahun ini. Langkah itu mencakup pengurangan belanja modal dan penurunan stok kendaraan di dealer. Restrukturisasi organisasi yang dilakukan bersamaan dengan pergantian jajaran direksi bulan lalu diharapkan mempercepat eksekusi program ini.

Dampak ke Konsumen dan Strategi Jangka Panjang

Penundaan ini sebenarnya bukan kabar buruk bagi calon pembeli. Dengan waktu pengembangan yang lebih panjang, Lucid punya kesempatan mematangkan Cosmos sebelum dipasarkan. Apalagi sejarah Lucid menunjukkan bahwa transisi dari konsep ke produksi massal membutuhkan waktu bertahun-tahun—Gravity saja memakan waktu hampir satu dekade sejak konsep publik pertama hingga benar-benar dikirim ke konsumen.

Keputusan ini juga dinilai lebih realistis dibanding target awal yang mengharuskan Cosmos meluncur di tahun kalender yang sama dengan perkenalan siluetnya. Meski harus menunggu lebih lama, konsumen yang sudah menantikan SUV mid-size listrik ini masih bisa berharap pada kualitas yang lebih matang dibandingkan jika Lucid memaksakan diri meluncur lebih cepat.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks