AMBON — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon tengah mempersiapkan lahan di dalam lingkungan lembaga untuk program penanaman sayur. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah.
Kepala LPKA Ambon, Manuel Yenusi, menyampaikan bahwa persiapan lahan sudah rampung. Pihaknya kini menunggu realisasi dukungan dari Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pertanian setempat.
Bantuan dari Dinas Pertanian: Polibek dan Tenaga Penyuluh
Manuel menjelaskan, bentuk dukungan yang dijanjikan dari Dinas Pertanian Kota Ambon berupa bantuan media tanam, yaitu polibek, serta tenaga penyuluh lapangan. Hal ini disampaikan Manuel kepada media di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).
“Intinya dari segi lahan kita sudah siap, tinggal menunggu action dari Dinas Pertanian Kota Ambon,” ujar Manuel.
Fokus pada Sayuran, Lahan Terbatas Jadi Pertimbangan
Untuk tahap awal, LPKA Ambon memutuskan hanya akan fokus pada tanaman sayur. Keputusan ini diambil karena luas lahan yang tersedia di lingkungan lembaga tidak terlalu besar.
“Untuk tahap awal ini kita tidak menanam tanaman lain, kita hanya fokus pada tanaman sayur saja mengingat luas lahan kita juga tidak begitu besar,” ungkap Yenusi.
Dukungan LSM: Bibit Ikan Nila dan Lele
Selain program pertanian, LPKA Ambon juga telah menerima bantuan dari salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal. Bantuan tersebut berupa bibit ikan untuk dibudidayakan. Jenis bibit yang diberikan terdiri dari ikan nila dan ikan lele.
Manuel Yenusi berharap, seluruh dukungan yang diberikan, baik dari lembaga non-pemerintah maupun Pemerintah Kota Ambon, dapat memberikan kontribusi nyata bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan di LPKA. Ia juga berencana membawa agenda ini dalam pertemuan perdananya dengan Wali Kota Ambon dalam beberapa hari ke depan.