Pencarian

BBRMP Maluku Optimistis Irigasi Perpompaan di Buru Dongkrak Produktivitas, Air Mengalir Alami Tanpa Mesin

Minggu, 19 Juli 2026 • 16:12:15 WIB
BBRMP Maluku Optimistis Irigasi Perpompaan di Buru Dongkrak Produktivitas, Air Mengalir Alami Tanpa Mesin
Tim BBRMP Maluku meninjau pembangunan irigasi perpompaan di Desa Savana Jaya, Kabupaten Buru.

AMBON — Temuan ini berpotensi menekan biaya operasional petani secara signifikan karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya bahan bakar minyak (BBM) untuk mengoperasikan pompa. Progres pembangunan di lokasi tersebut telah mencapai sekitar 50 persen sejak dimulai pada 27 Juni 2026.

Dua Titik Pembangunan dengan Capaian Berbeda

Tim BBRMP Maluku yang terdiri dari Basaria Imelda Situmorang dan Mulyadi baru-baru ini meninjau langsung dua titik pembangunan Irpom di desa tersebut. Mereka didampingi Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Savana Jaya, Suhuri Buton, bersama penyuluh pertanian lapangan Rosita.

Gunawan menambahkan, meskipun kedalaman pengeboran di lokasi pertama melebihi standar operasional pembangunan Irpom, hasilnya justru menguntungkan petani. "Air dapat mengalir secara alami tanpa menggunakan mesin pompa," katanya di Ambon, Sabtu.

Saluran Tersier 250 Meter untuk Kelompok Tani Ragil Jaya

Sementara itu, di lokasi Kelompok Tani Ragil Jaya, progres pembangunan Irpom telah mencapai 70 persen. Pekerjaan yang masih berlangsung saat ini adalah pembangunan saluran tersier sepanjang 250 meter yang berfungsi mendistribusikan air ke lahan pertanian.

BBRMP Maluku meyakini keberadaan saluran ini akan menjamin ketersediaan air secara lebih merata. Dampak langsungnya adalah peningkatan intensitas tanam dan hasil produksi petani di wilayah setempat.

Target: Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Buru

BBRMP Maluku menargetkan seluruh pembangunan Irpom dapat segera rampung agar manfaatnya bisa dirasakan petani. Infrastruktur irigasi yang efektif ini diharapkan menjadi fondasi penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Buru.

Ke depan, BBRMP Maluku akan terus melakukan pendampingan bersama penyuluh pertanian. Tujuannya memastikan sarana irigasi yang telah dibangun dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani, sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi usaha tani, dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks