Pencarian

Kapolda Maluku dan Pangdam XV/Pattimura Turun ke Taniwel Redam Konflik Lisabata-Patahuwe, Warga Diminta Tidak Terprovokasi

Minggu, 13 September 2026 • 09:31:31 WIB
Kapolda Maluku dan Pangdam XV/Pattimura Turun ke Taniwel Redam Konflik Lisabata-Patahuwe, Warga Diminta Tidak Terprovokasi
Kapolda Maluku dan Pangdam XV/Pattimura meninjau rumah warga yang terbakar di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel.

AMBON — Kedatangan Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto dan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto ke Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menjadi langkah cepat TNI-Polri memastikan situasi pasca bentrokan tetap terkendali. Rombongan pejabat utama Polda Maluku dan Kodam XV/Pattimura tiba di Desa Patahuwe pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 02.20 WIT, keduanya langsung meninjau rumah warga yang terbakar dan melihat kondisi masyarakat terdampak. Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya mencegah ketegangan berkembang lebih luas di tengah masyarakat.

Pertemuan di Kantor Camat Taniwel

Setelah meninjau lokasi, Kapolda dan Pangdam melanjutkan pertemuan bersama Kepala Desa Lisabata dan Kepala Desa Patahuwe di Kantor Camat Taniwel. Pertemuan itu juga melibatkan unsur pemerintah daerah dan jajaran terkait untuk mencari langkah penyelesaian yang cepat, aman, dan tidak memperluas persoalan.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku menegaskan bahwa masyarakat kedua desa harus menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun pihak-pihak yang dapat memperkeruh keadaan. Ia meminta masing-masing kepala desa atau raja mengambil peran aktif menenangkan warganya.

"Masing-masing raja harus menenangkan masyarakatnya. Kita harus sama-sama menjaga situasi agar tetap aman. Jangan sampai ada orang yang memprovokasi atau orang-orang yang tidak menginginkan Maluku ini aman," tegas Kapolda Maluku.

Warga Patahuwe Diminta Bersabar

Kapolda juga meminta masyarakat Patahuwe tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperbesar persoalan. Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan komunikasi yang baik.

"Saya minta masyarakat Patahuwe bersabar. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Mari kita jaga bersama keamanan dan persaudaraan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda memberikan perhatian khusus terhadap penyebaran informasi di ruang publik, terutama media sosial. Ia meminta seluruh pihak mengedepankan jurnalisme damai dengan menggunakan bahasa yang sejuk dan tidak provokatif.

"Kepada media, agar mengedepankan 'Peace Journalism' atau jurnalisme damai dengan menggunakan kata-kata yang dingin. Jangan menggunakan kata-kata yang justru membuat situasi semakin panas," kata Dadang.

Pesan itu disampaikan karena informasi yang tidak terverifikasi maupun narasi provokatif berpotensi memperbesar kesalahpahaman dan memicu reaksi lanjutan di tengah masyarakat. Kapolda menegaskan, keamanan Maluku merupakan tanggung jawab bersama.

Pangdam: Kami Hadir karena Sayang kepada Masyarakat

Senada dengan Kapolda, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan kehadiran dirinya bersama Kapolda di Taniwel merupakan bentuk kepedulian langsung terhadap masyarakat.

"Kami hadir di sini karena sayang kepada masyarakat. Jangan sampai persoalan ini berkembang dan menimbulkan keresahan yang lebih luas," tegas Pangdam.

Pangdam mendorong penyelesaian persoalan dilakukan bersama-sama melalui semangat gotong royong, termasuk membantu masyarakat yang rumahnya terdampak. Ia meminta para kepala desa dan tokoh masyarakat memberikan pemahaman kepada warganya agar tidak mengambil tindakan sendiri.

Kapolda Maluku dan Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa penanganan situasi di Taniwel dilakukan bersama-sama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Pemkab SBB Janji Dukung Warga Terdampak

Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama meminta seluruh masyarakat kedua desa menghentikan tindakan maupun narasi yang dapat memperkeruh keadaan. Pemerintah daerah, kata dia, akan memberikan dukungan terhadap masyarakat yang terdampak sekaligus mendorong penyelesaian persoalan secara damai.

Sementara itu, proses penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana yang terjadi tetap berjalan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi mengatakan kehadiran langsung Kapolda dan Pangdam di Taniwel menunjukkan keseriusan TNI-Polri dalam menjaga keamanan sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

"Pesan utama pimpinan sangat jelas, masyarakat jangan terprovokasi. Situasi harus diredam, komunikasi harus dibangun, dan setiap persoalan diselesaikan melalui jalur hukum serta pendekatan per

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks