Pencarian

Komisi I DPRD Maluku Desak Polda Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Pemuda Buano di Air Kuning Ambon

Jumat, 05 Juni 2026 • 17:20:02 WIB
Komisi I DPRD Maluku Desak Polda Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Pemuda Buano di Air Kuning Ambon
Ketua Komisi I DPRD Maluku mendesak Polda Maluku menuntaskan kasus pengeroyokan pemuda Buano di Air Kuning Ambon.

AMBON — Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, meminta Kapolda Maluku bersikap tegas terhadap kasus pengeroyokan yang menimpa Abdullah Mahu (18), seorang pemuda asal Negeri Buano Hatuputih, Kecamatan Kepulauan Manipa. Peristiwa itu terjadi di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah, pada 11 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIT.

“Kapolda harus tegas. Peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak dikenal ini harus diusut tuntas supaya ada efek jera bagi mereka,” kata Solichin di Ambon, Jumat (5/6/2026).

Korban Dianiaya Saat Menjalankan Tugas

Saat kejadian, korban disebut sedang menjalankan tugas dari tempat kerjanya. Ia diduga dikejar dan dianiaya secara beramai-ramai oleh sekelompok orang tak dikenal hingga tidak sadarkan diri.

Akibat pengeroyokan tersebut, Abdullah Mahu mengalami luka serius. Ia sempat menjalani perawatan intensif di RS Siloam Ambon sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Ambon untuk keperluan visum.

Polisi Baru Amankan Satu Orang

Hingga saat ini, polisi baru mengamankan seorang warga yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan. Solichin Buton menegaskan penyidik tidak boleh berhenti pada satu tersangka saja.

“Kami sudah mengagendakan pemanggilan pihak kepolisian untuk mendalami sampai sejauh mana pengamanan yang dilakukan terhadap peristiwa-peristiwa seperti ini,” ujarnya.

Kawasan Air Kuning Berulang Kali Jadi Lokasi Kriminal

Menurut Solichin, kawasan Air Kuning dan sekitarnya sudah berulang kali menjadi lokasi tindak kriminal dan kekerasan. Ia menilai pengamanan di wilayah tersebut perlu ditingkatkan secara serius.

“Ini bukan pertama kali terjadi. Sudah berulang kali ada kejadian seperti ini. Polisi harus serius supaya peristiwa-peristiwa seperti ini tidak perlu terjadi lagi,” kata politikus PKS itu.

Langkah Pencegahan dan Evaluasi Pengamanan

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi I DPRD Maluku mendesak adanya evaluasi terhadap sistem pengamanan yang diterapkan selama ini. Langkah-langkah pencegahan harus diperkuat agar kasus serupa tidak terus berulang.

Keluarga korban berharap kepolisian segera mengungkap seluruh pelaku yang terlibat. Mereka menginginkan proses hukum berjalan transparan dan keadilan bagi Abdullah Mahu dapat terwujud.

Bagikan
Sumber: tribun-maluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks