Pencarian

Eks Ketua DPC PBB Buru Ruslan Arif Soamole Resmi Gabung Gerindra, DPRD Sebut Bawa Energi Baru untuk Konsolidasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 16:31:31 WIB
Eks Ketua DPC PBB Buru Ruslan Arif Soamole Resmi Gabung Gerindra, DPRD Sebut Bawa Energi Baru untuk Konsolidasi
Ruslan Arif Soamole (kanan) menerima KTA Partai Gerindra yang diserahkan langsung oleh fungsionaris Gerindra Buru, Rustam Fadly Tukuboya, di Kabupaten Buru, Maluku, Sabtu (29/8/2026).

BURU — Peta politik Kabupaten Buru, Maluku, kembali bergeser. Ruslan Arif Soamole, yang akrab disapa Ucok, telah resmi memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra usai memutuskan berpindah dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Kepindahan politisi yang sebelumnya menjabat Ketua DPC PBB Buru ini diakui sebagai suntikan baru bagi mesin politik Gerindra di tingkat kabupaten.

Rustam Fadly Tukuboya, fungsionaris Gerindra Buru yang juga duduk di DPRD Kabupaten Buru, menyebut Ucok datang dengan modal pengalaman dan jejaring sosial yang telah lama dibangun di masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran Ucok bukan sekadar penambahan jumlah kader, melainkan penguatan kapasitas perjuangan partai.

Pengalaman Politik dan Jejaring Sosial Jadi Modal Utama

Menurut Rustam, rekam jejak Ucok selama berkecimpung di dunia politik dan aktivitas kemasyarakatan di Buru menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan. Ia menekankan bahwa partai tidak melihat asal-usul kader, tetapi kontribusi yang bisa diberikan setelah bergabung.

“Saya menyambut baik dan mengucapkan selamat bergabung kepada saudara saya Ruslan Arif Soamole atau Ucok di Partai Gerindra. Selamat datang di rumah perjuangan,” kata Rustam, Sabtu (29/8/2026).

“Saya kira pengalaman Ucok dalam dunia politik dan kemasyarakatan di Buru tentu menjadi nilai tambah bagi Gerindra. Kita tidak melihat dari mana seseorang datang, tetapi apa yang bisa kita perjuangkan bersama setelah berada di dalam rumah yang sama,” ujarnya menambahkan.

Tak Ada Sekat: Gerindra Rumah Bersama Semua Kader

Rustam mengingatkan agar tidak ada lagi sekat organisasi yang terbawa dari perjalanan politik sebelumnya. Setelah resmi bergabung, seluruh kader dianggap sebagai satu keluarga yang memiliki tanggung jawab yang sama terhadap kepentingan masyarakat Buru.

“Kalau sudah bergabung, maka kita adalah keluarga. Tidak ada lagi sekat karena perbedaan kendaraan politik sebelumnya. Yang ada adalah bagaimana kita bersama-sama bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Buru,” tegasnya.

Status KTA dan Proses Administrasi Keanggotaan

Ucok bergabung dengan membawa KTA yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani. Rustam memastikan administrasi tersebut tetap berlaku dan tidak menggugurkan status keanggotaan Ucok.

“Untuk KTA yang sekarang dipegang Ucok, masih ditandatangani Pak Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Pak Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal. Jadi, sambil menunggu proses perubahan atau penerbitan KTA yang baru sesuai kepengurusan yang berlaku, KTA tersebut tetap menjadi dasar keanggotaannya di Gerindra,” jelas Rustam.

Ia memastikan pembaruan administrasi organisasi akan mengikuti struktur kepengurusan Gerindra yang berlaku saat ini.

Keputusan Terbuka: DPD Gerindra Maluku Sudah Tahu

Langkah politik Ucok disebut bukan keputusan sepihak. Rustam mengungkapkan bahwa perpindahan ini telah dikomunikasikan kepada Ketua DPD Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa, yang juga Gubernur Maluku, serta Sekretaris DPD Gerindra Maluku, Juwita Ratna Jumina.

Bahkan, dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah raja dan tokoh adat Buru di Kantor Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa sempat melontarkan candaan soal perubahan warna politik Ucok. “Pak Gubernur bahkan sempat bercanda di depan peserta rapat dengan mengatakan bahwa sekarang Ucok sudah memakai baju putih dan celana krem,” ungkap Rustam.

Candaan tersebut merujuk pada identitas warna Partai Gerindra, sekaligus menegaskan bahwa kabar ini sudah menjadi dinamika politik yang diketahui di tingkat provinsi.

KTA Hanya Pintu Masuk, Kerja Politik yang Utama

Di tengah sambutan hangat, Rustam memberikan pesan tegas kepada kader barunya. Menurutnya, kepemilikan KTA hanyalah awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk membuktikan diri melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

“KTA itu adalah pintu masuk. Setelah itu ada tanggung jawab yang lebih besar. Kita harus bekerja, turun ke masyarakat dan memastikan suara masyarakat diperjuangkan,” ujarnya.

Rustam berharap Ucok dapat segera berpartisipasi dalam agenda konsolidasi Gerindra Kabupaten Buru dan memberikan kontribusi terbaiknya. “Mari kita sama-sama membesarkan partai, tetapi jangan lupa bahwa tujuan akhirnya adalah kepentingan masyarakat,” katanya.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks