LANGGUR — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) memulai konsolidasi politik dengan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di sejumlah kecamatan. Kegiatan ini menjadi pijakan awal partai untuk menyusun strategi menuju Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029.
Empat Zona Konsolidasi dari Pesisir hingga Kepulauan
Musancab dibagi dalam empat zona yang mencakup seluruh wilayah Malra. Zona satu meliputi Kecamatan Kei Kecil, Manyeuw, dan Hoat Sorbay. Zona dua menjangkau Kei Kecil Timur Selatan, Kei Kecil Timur, dan Kei Kecil Barat.
Sementara itu, zona tiga menyasar Kecamatan Kei Besar, Kei Besar Selatan, serta Kei Besar Utara Barat. Zona empat mencakup Kei Besar Utara Timur dan Kei Besar Selatan Barat.
Setiap zona menggelar pertemuan dengan agenda penyampaian pandangan umum, laporan Pengurus Anak Cabang (PAC), dan penyerahan laporan kepada DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku.
Target Besar: Kader Sendiri di Kursi Bupati
Ketua DPC PDI Perjuangan Malra Stepanus Layanan menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar rutinitas organisasi. Ia menyebut proses ini sebagai bagian dari agenda politik jangka panjang partai.
"Ini bukan sekadar penguatan struktur, melainkan bagian dari agenda politik jangka panjang," kata Stepanus dalam keterangan yang diterima redaksi.
Ia mengisyaratkan target besar partainya: mengusung kader sendiri pada pemilihan kepala daerah mendatang. Konsolidasi yang dimulai dari tingkat anak cabang ini diharapkan bisa memperkuat basis hingga ke tingkat ranting di desa atau ohoi.
Pengurus Anak Cabang Jadi Tulang Punggung
Pembentukan PAC menjadi salah satu prioritas dalam Musancab. Struktur ini akan menjadi penghubung antara partai dan masyarakat di tingkat kecamatan.
Setelah PAC terbentuk, konsolidasi akan dilanjutkan ke tingkat yang lebih bawah, yaitu ranting di setiap desa atau ohoi. Strategi ini ditempuh untuk memastikan mesin partai bekerja optimal hingga ke pelosok.
DPC PDI Perjuangan Malra menargetkan seluruh struktur rampung sebelum tahapan pemilu resmi dimulai. Dengan begitu, partai bisa lebih fokus pada pemenangan suara dan pencalonan kepala daerah.
Malra, Medan Politik yang Dinamis
Kabupaten Maluku Tenggara dikenal sebagai salah satu daerah dengan dinamika politik yang tinggi di Provinsi Maluku. Persaingan antar partai dan calon biasanya ketat, terutama pada momen pilkada.
Langkah PDI Perjuangan yang memulai konsolidasi lebih awal dinilai sebagai upaya untuk mengamankan basis suara. Partai berlambang banteng ini ingin memastikan struktur partai solid sebelum kontestasi politik dimulai.
Musancab yang digelar secara bertahap ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja PAC di masing-masing kecamatan. Laporan yang diserahkan akan menjadi bahan bagi DPD Provinsi untuk menentukan strategi selanjutnya.