MALUKU — Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengonfirmasi ledakan penjualan mobil PHEV di paruh pertama 2026. Angka distribusi Januari-Mei tahun ini menyentuh 2.601 unit, melonjak nyaris empat kali lipat dibandingkan 504 unit pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini terjadi tanpa gembar-gembor pemasaran besar-besaran dari pabrikan.
Duet Chery Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH Kuasai 57 Persen Pangsa Pasar
Chery menjadi aktor utama di balik ledakan ini. Dua model andalannya, Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH, total mendistribusikan 1.490 unit. Tiggo 8 CSH sendiri mencatatkan 1.190 unit, sementara Tiggo 9 CSH menyusul di posisi kedua dengan 300 unit. Gabungan keduanya menguasai 57,2 persen pangsa pasar PHEV nasional.
Angka ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai beralih ke SUV PHEV sebagai kendaraan keluarga. Tiggo 8 CSH menawarkan kapasitas 7 penumpang dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik yang bisa diisi daya dari stopkontak.
Wuling Eksion dan Darion PHEV Tempel Ketat, Geely Starray Ikut Bersaing
Wuling tidak mau ketinggalan. Wuling Eksion PHEV menempati posisi ketiga dengan distribusi 258 unit, ditempel ketat oleh Wuling Darion PHEV di angka 256 unit. Kedua model ini menjadi pilihan alternatif bagi konsumen yang menginginkan mobil PHEV dengan harga lebih terjangkau.
Pendatang baru Geely Starray EM-i langsung mencatatkan 210 unit, sementara Jaecoo J8 SHS yang merupakan merek premium di bawah Chery membukukan 169 unit. Persaingan di segmen ini semakin panas dengan masuknya lebih banyak pemain dari Tiongkok.
PHEV Dianggap Solusi Elektrifikasi Paling Rasional bagi Konsumen Indonesia
Lonjakan penjualan ini menjadi sinyal bahwa konsumen Tanah Air mulai cerdas memilih teknologi elektrifikasi. Mobil PHEV menawarkan keheningan dan efisiensi seperti mobil listrik murni untuk perjalanan harian di dalam kota, namun tetap memiliki mesin bensin sebagai cadangan untuk perjalanan jarak jauh. Dengan kata lain, tidak ada rasa khawatir kehabisan baterai di tengah jalan.
Harga yang semakin kompetitif dari pabrikan Tiongkok menjadi faktor pendorong utama. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin segmen PHEV akan mengubah peta persaingan industri otomotif Indonesia hingga akhir 2026.
Rapor Penjualan PHEV Januari-Mei 2026
- Chery Tiggo 8 CSH: 1.190 unit
- Chery Tiggo 9 CSH: 300 unit
- Wuling Eksion PHEV: 258 unit
- Wuling Darion PHEV: 256 unit
- Geely Starray EM-i: 210 unit
- Jaecoo J8 SHS: 169 unit