AMBON — PKB Maluku memulai tahun 2026 dengan meluncurkan lima program strategis yang dirancang untuk memperkuat mesin politik sekaligus mendekatkan partai ke masyarakat. Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis mengumumkan program-program tersebut di Ambon, Jumat (15/5/2026), sebagai pemanasan menuju kontestasi Pemilu 2029.
"PKB tidak hanya fokus pada politik elektoral, tetapi juga harus hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat," ujar Basri.
Apa Saja Isi Lima Program Strategis PKB Maluku?
Program pertama adalah penetapan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB se-Maluku. Seluruh anggota fraksi diwajibkan berkantor di kantor DPW maupun DPC setiap Jumat untuk mendengar dan menampung aspirasi warga. Basri menyebut program ini sebagai ruang terbuka bagi publik menyampaikan keluhan maupun usulan secara langsung.
Program kedua berfokus pada penguatan dan penataan struktur Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di seluruh wilayah Maluku. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput.
Ketiga, PKB Maluku mulai menyusun pemetaan dan penguatan zona pemenangan. Strategi berbasis wilayah dengan pendekatan terukur disiapkan untuk meningkatkan peluang kemenangan pada Pemilu 2029.
Pencalegan Dini dan Pemberdayaan Ekonomi Mama-Mama
Program keempat adalah pencalegan dini angkatan pertama. PKB ingin menyiapkan kader potensial sejak awal agar lebih siap membangun kepercayaan publik. Basri berharap seluruh kader aktif turun ke masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, serta membangun kedekatan emosional dengan pemilih.
Program kelima menyasar penguatan ekonomi melalui pembinaan bagi mama-mama kepala keluarga, khususnya mama-mama papalele. "Supaya mereka bisa bertahan dalam menopang ekonomi keluarga," kata Basri.
Peluncuran lima program ini menjadi penegasan bahwa PKB Maluku ingin bergerak lebih cepat, sistematis, dan responsif terhadap dinamika sosial. Basri menambahkan bahwa berbagai tantangan nasional seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan menuntut peran aktif partai politik dalam memberikan solusi nyata.
"PKB harus terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat untuk menjawab kebutuhan publik," ujarnya.