Pencarian

Inter Hajar Lazio 2-0 di Final Coppa Italia, Lautaro Martinez Jadi Bintang Lapangan

Kamis, 14 Mei 2026 • 04:49:02 WIB
Inter Hajar Lazio 2-0 di Final Coppa Italia, Lautaro Martinez Jadi Bintang Lapangan
Lautaro Martinez tampil gemilang membawa Inter menang 2-0 atas Lazio di final Coppa Italia.

MALUKU — Stadion Olimpico menjadi saksi dominasi penuh Inter atas Lazio sejak menit awal. Tim asuhan Cristian Chivu langsung tancap gas dan berhasil memecah kebuntuan di menit ke-20 lewat gol bunuh diri bek Lazio, Adam Marusic, yang gagal mengantisipasi umpan silang Federico Dimarco. Skor 1-0 untuk Nerazzurri.

Kesalahan Maut Nuno Tavares Bunuh Lazio

Lazio bukannya tanpa perlawanan, namun nahas, mimpi buruk datang di menit ke-35. Bek kiri Nuno Tavares melakukan blunder fatal saat kehilangan bola di area sendiri di bawah tekanan Denzel Dumfries. Dumfries dengan cepat memberikan umpan matang yang langsung disambar Lautaro Martinez menjadi gol kedua Inter.

Kesalahan Tavares mendapat rating terendah di laga ini, 4.5, dari jurnalis yang meliput pertandingan. "Kesalahan telak yang praktis membunuh pertandingan," tulis laporan yang diterima redaksi. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, yang menjalani skorsing dari tribun, tak bisa berbuat banyak melihat lini depannya tumpul.

Rovella Jadi Satu-satunya Sinar Terang Lazio

Di kubu Lazio, hanya Nicolo Rovella yang tampil menonjol. Gelandang Italia yang masuk di babak kedua menggantikan Patric ini mendapat rating 6.5, tertinggi di timnya. Kehadirannya membuat Lazio lebih banyak menguasai bola di area lawan, namun minimnya kreativitas di lini depan membuat mereka gagal menciptakan peluang emas.

Di sisi lain, Inter tampil solid di semua lini. Tiga pemain mendapat rating tertinggi 7: Dumfries, Dimarco, dan Lautaro Martinez. Ketiganya terlibat langsung dalam dua gol kemenangan. Lautaro, yang diganti pada menit ke-77, terus menjadi motor serangan dan menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin sejati di lapangan.

Chivu Catat Debut Musim Hampir Sempurna

Bagi pelatih Inter, Cristian Chivu, final ini menjadi panggung pembuktian. Dua gol di final dan dua trofi dalam satu musim adalah hasil yang nyaris sempurna untuk debutnya sebagai pelatih kepala. Ia mendapat rating 7 atas kepiawaiannya meracik strategi dan mengatur rotasi pemain.

Inter berhak atas trofi Coppa Italia, melengkapi gelar scudetto yang sudah mereka raih sebelumnya. Sementara bagi Lazio, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Mereka gagal mengangkat trofi dan juga kehilangan kesempatan lolos ke kompetisi Eropa musim depan melalui jalur piala domestik.

Bagikan
Sumber: football-italia.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks