LANGGUR — Bantuan disalurkan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan tangkap dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang dinilai siap mengembangkan usaha. Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menempatkan dukungan sarana produksi sebagai pintu masuk untuk memperkuat ekonomi warga pesisir, bukan sekadar seremonial penyerahan barang.
Sejumlah kelompok penerima menerima paket sarana penangkapan ikan dan sarana budi daya rumput laut sekaligus. Dua jenis bantuan itu menyasar dua mata pencaharian yang selama ini menopang rumah tangga di kawasan pesisir Maluku Tenggara.
Mengapa Sarana Produksi Jadi Prioritas Pemkab
Sektor kelautan dan perikanan disebut memiliki potensi besar bagi perekonomian Kabupaten Maluku Tenggara. Karena itu, dukungan sarana usaha bagi nelayan dan pembudidaya ditempatkan sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber daya kelautan daerah.
Melalui bantuan sarana penangkapan ikan dan budi daya rumput laut, pemerintah daerah berharap kelompok penerima dapat mengembangkan usaha secara lebih optimal. Targetnya bukan hanya kenaikan hasil produksi, tetapi juga penguatan perekonomian keluarga.
Harapan Bupati: Bantuan Dipakai Maksimal dan Bertanggung Jawab
Bupati Maluku Tenggara berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal dan bertanggung jawab oleh kelompok penerima. Menurutnya, pemanfaatan yang tepat akan memberi manfaat berkelanjutan bagi pengembangan usaha perikanan dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Penyerahan bantuan merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Dukungan itu sekaligus diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pendampingan Usaha Diminta Terus Berjalan
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat program pemberdayaan nelayan dan pembudidaya. Dukungan sarana produksi perlu dibarengi pendampingan usaha agar sektor perikanan semakin berkembang dan berdaya saing.
Bagi kelompok penerima di Langgur, nilai bantuan akan terasa jika alat yang diterima benar-benar dipakai di laut dan tambak. Pendampingan pascapenyerahan menjadi penentu apakah sarana baru ini berujung pada kenaikan produksi atau berhenti sebagai barang simpanan.