MALUKU — Samsung Electronics Indonesia memperluas portofolio lini Galaxy S Series dengan kehadiran Galaxy S26 FE. Ponsel ini dirancang sebagai opsi upgrade bagi pengguna yang selama ini memakai seri Galaxy A Series, sekaligus pintu masuk bagi pengguna merek lain yang ingin beralih ke ekosistem flagship Samsung.
Data internal Samsung menunjukkan hampir 60 persen pembeli Galaxy S FE sebelumnya merupakan pengguna Galaxy A Series. Pola serupa juga terlihat sejak generasi pertama lini FE, Galaxy S20 FE, diluncurkan pada 2020.
Dapur Pacu 3nm dan Dukungan Update 7 Tahun
Galaxy S26 FE menjadi ponsel pertama di lini FE yang menggunakan chipset Exynos 2500 dengan fabrikasi 3nm. Samsung mengklaim peningkatan performa mencapai 51 persen dibanding pendahulunya, dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mengatakan segmen pengguna yang naik kelas dari A Series umumnya mencari performa setara flagship. "Para upgrader A Series ini ingin merasakan, saya mau smartphone yang bagus, saya mau smartphone yang punya performance sama dengan apa yang ada di flagship yang lain. Kami berikan Exynos 2500," ujarnya saat media hands on di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Dari sisi software, Galaxy S26 FE langsung berjalan di atas Android 17 dengan antarmuka One UI 9. Menariknya, ponsel ini menjadi model pertama di keluarga Galaxy S Series yang mengantongi update terbaru tersebut, bahkan sebelum model lain di lini yang sama.
Samsung juga menjanjikan pembaruan sistem operasi dan patch keamanan selama tujuh tahun. Komitmen ini menjadikan Galaxy S26 FE pilihan rasional bagi pengguna yang berniat memakai ponselnya dalam jangka panjang.
Fitur Kamera Flagship: My FanCam dan Selfie Lebih Lebar
Sektor kamera menjadi nilai jual utama Galaxy S26 FE. Samsung membawa sejumlah fitur software dari lini flagship dan foldable ke perangkat ini, termasuk My FanCam yang sebelumnya debut di keluarga Galaxy Z.
Fitur ini memungkinkan pengguna merekam video tanpa perlu mengatur frame secara presisi di awal. Objek yang terekam bisa diatur ulang pada proses pasca-produksi. "Kalau kita merekam itu nggak perlu mikir-mikir dulu. Kita rekam aja dulu, selama objeknya ada dalam frame, My FanCam akan membantu nanti di post-edit untuk bisa menjadi objek yang kita mau," jelas Ilham.
Perangkat ini juga dilengkapi Super Steady Video dengan Horizontal Lock, Photo Assist, serta fitur generatif untuk mengedit foto dan membuat video dari gambar atau referensi visual. Kamera depannya mendapat sudut pandang lebih lebar, menyesuaikan kebiasaan pengguna FE yang kerap memakai kamera depan untuk selfie dan konten.
Galaxy AI dan Kemudahan Migrasi Data
Pengalaman Galaxy AI pada Galaxy S26 FE disebut tidak banyak dipangkas dibandingkan lini Galaxy S Series atau foldable. Samsung turut menyertakan benefit Google AI Pro dan cloud storage 5 TB dengan nilai sekitar Rp1,8 juta.
Untuk urusan migrasi data, Samsung merombak cara kerja Smart Switch. Pengguna tidak perlu lagi menginstal aplikasi tersebut di perangkat lama. Cukup memindai QR Code yang tampil di layar Galaxy S26 FE, proses transfer aplikasi dan data berjalan nirkabel.
Harga dan Skema Promo di Indonesia
Galaxy S26 FE tersedia dalam tiga pilihan warna: Blueberry, Pistachio, dan Graphite. Harga resmi yang dipatok Samsung adalah Rp11.999.000 untuk varian 8/128 GB dan Rp13.999.000 untuk varian 8/256 GB. Adapun varian 8/512 GB akan menyusul kemudian.
Periode reservasi berlangsung hingga 10 September 2026 dengan deposit Rp100.000 untuk mendapatkan diskon reservation Rp500.000. Pada masa launch offer 11–30 September 2026, kombinasi special price, cashback bank, trade-in cashback, dan diskon reservation membuat varian 8/128 GB bisa didapat mulai Rp9.249.000. Varian 8/256 GB turun menjadi Rp11.249.000, sesuai syarat dan ketentuan.
Ilham mengakui kenaikan harga chipset ikut mendorong harga jual smartphone. Karena itu, Samsung mengandalkan skema promo agar Galaxy S26 FE tetap terjangkau bagi target penggunanya.
Galaxy S26 FE paling cocok untuk pengguna Galaxy A Series yang ingin naik kelas, atau pengguna merek lain yang penasaran dengan ekosistem flagship Samsung tanpa harus membayar harga penuh seri Galaxy S26 reguler.