MALUKU — Produksi tersebut didorong oleh kinerja gemilang di sejumlah blok migas yang dikelola PIEP di empat benua. Secara spesifik, produksi minyak mencapai 108% dari target RKAP, sementara produksi gas menyentuh angka 107%. Pertumbuhan signifikan ini terutama disokong oleh aset-aset yang berlokasi di Irak dan portofolio internasional lainnya.
Kinerja Keuangan dan Tata Kelola yang Solid
Tak hanya dari sisi hulu, PIEP juga membukukan capaian Key Performance Indicator (KPI) sebesar 109,13% pada tahun buku 2025. Angka ini mengindikasikan efektivitas operasional yang kuat di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Dari aspek tata kelola, perusahaan meraih skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,102 dengan kategori "Sangat Baik". Sementara itu, catatan keselamatan kerja juga patut diapresiasi. Angka Total Recordable Incident Rate (TRIR) tercatat 1,16, berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan. Hingga akhir tahun, PIEP berhasil mengakumulasi 1.845.494 jam kerja selamat.
Strategi Bring the Barrel Home untuk Energi Nasional
Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, menegaskan bahwa seluruh pencapaian ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia. Konsep Bring the Barrel Home menjadi andalan, di mana hasil produksi dari ladang minyak di luar negeri dipastikan dapat memberikan manfaat langsung bagi dalam negeri.
“PIEP akan terus memperkuat fondasi operasional dan melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi dinamika geopolitik. Kinerja 2025 menjadi bukti bahwa kami berada pada jalur yang tepat untuk melangkah lebih jauh dan berkontribusi lebih besar bagi energi nasional,” ujar Syamsu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Selain mengamankan pasokan, PIEP juga mengoptimalkan nilai ekonomi dari produksi globalnya melalui strategi Bring the Value Home. Langkah ini memastikan bahwa setiap barel minyak yang diproduksi tidak hanya menambah volume, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi negara.
Komitmen Keselamatan dan Daya Saing Global
Komisaris Utama PIEP, Dharmawan H. Samsu, menekankan bahwa disiplin dalam aspek keselamatan adalah fondasi untuk menjadi perusahaan kelas dunia. “Kami terus mendorong seluruh Perwira PIEP untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Ini adalah fondasi penting untuk membawa PIEP menjadi perusahaan kelas dunia,” ungkapnya.
Dengan portofolio yang tersebar di 10 negara dan 4 benua, PIEP terus memperkuat posisinya sebagai ujung tombak Pertamina dalam eksplorasi dan produksi migas global. Capaian produksi 212,8 ribu BOEPD ini menjadi pilar penting dalam memastikan pasokan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia di tengah dinamika pasar energi dunia.