Pencarian

Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026 Dibuka, Pendaftaran hingga 30 Juli

Kamis, 04 Juni 2026 • 09:47:32 WIB
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026 Dibuka, Pendaftaran hingga 30 Juli
Pendaftaran Bintara TNI AL Gelombang III TA 2026 dibuka hingga 30 Juli 2026 secara daring.

MALUKU — Pendaftaran calon Bintara PK TNI AL Gelombang III TA 2026 resmi dimulai sejak 7 April lalu. Bagi pencari kerja yang berminat mengabdikan diri sebagai prajurit sukarela, periode pendaftaran online masih terbuka hingga 30 Juli 2026 melalui portal resmi al.rekrutmen-tni.mil.id. Panitia menegaskan tidak ada pungutan biaya sepeser pun selama proses rekrutmen berlangsung.

Satu hal yang perlu dicatat, setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor BPJS Kesehatan hanya bisa digunakan untuk satu kali pendaftaran. Artinya, peserta harus memastikan data yang diinput akurat dan tidak ganda.

Syarat Umum dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan dasar. Pertama, Warga Negara Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dengan menganut salah satu dari enam agama yang diakui negara. Kedua, tidak memiliki catatan kriminalitas yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polres setempat.

Selain itu, pelamar harus sehat jasmani dan rohani, termasuk bebas dari penyalahgunaan narkoba. Mereka juga tidak boleh sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Batas Usia dan Tinggi Badan Minimal

Untuk lulusan SMA/MA/SMK, usia maksimal saat pembukaan pendidikan pertama pada 9 Oktober 2026 adalah 22 tahun dengan minimal 17 tahun 10 bulan. Sementara bagi lulusan D3, batas usia maksimal diperlonggar menjadi 24 tahun.

Tinggi badan minimal untuk pria adalah 163 cm dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan. Khusus pelamar dari wilayah Kodaeral X, XI, dan XIV, diwajibkan berdomisili minimal satu tahun secara sah secara administrasi dan fakta sejak tanggal pembukaan pendaftaran online.

Persyaratan Tambahan yang Sering Terlewat

Ada beberapa syarat lain yang kerap luput dari perhatian pelamar. Calon peserta belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama. Mereka juga bukan prajurit TNI, anggota Polri, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bagi laki-laki, tubuh tidak boleh bertato atau bekas tato, kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat dengan melampirkan surat keterangan dari ketua agama/adat. Hal yang sama berlaku untuk tindik telinga. Pelamar juga diwajibkan memiliki media sosial yang aktif minimal enam bulan.

Jadwal dan Cara Daftar

Proses rekrutmen diawali dengan sosialisasi yang berlangsung sejak 1 April hingga 15 April 2026. Pendaftaran online dibuka mulai 7 April dan akan ditutup pada 30 Juli 2026. Semua pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman al.rekrutmen-tni.mil.id.

Pelamar wajib melampirkan dokumen administrasi asli secara lengkap. Bagi yang sudah bekerja, perlu menyertakan surat persetujuan dari pimpinan instansi tempat bekerja serta surat pernyataan bersedia diberhentikan dari status pegawai apabila diterima menjadi prajurit sukarela TNI AL.

Panitia juga menyediakan layanan pengaduan bagi peserta yang menemukan indikasi kecurangan atau kendala teknis melalui nomor 0852-8570-6411 (Pengaduan Satlitpers Pusintelal).

Pendaftaran ini gratis. Waspadai segala bentuk pungutan liar yang mengatasnamakan panitia rekrutmen TNI AL.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks