MALUKU — Setelah vakum produksi sejak 2021, Mitsubishi akhirnya angkat bicara soal masa depan lini SUV legendarisnya. Pajero generasi kelima dijadwalkan meluncur pada periode September hingga November 2026 di Jepang. Kabar ini langsung menarik perhatian para penggemar off-road di Indonesia, mengingat Pajero memiliki basis penggemar yang kuat di segmen kendaraan tangguh.
Kembali ke Sasis Ladder Frame, Tinggalkan Unibody
Salah satu perubahan paling fundamental ada pada konstruksi sasis. Jika generasi keempat menggunakan unibody dengan ladder frame terintegrasi, Pajero anyar disebut akan memakai platform ladder frame milik Triton terbaru. Langkah ini sinyal keras bahwa Mitsubishi ingin mengembalikan karakter asli Pajero sebagai SUV petualang sejati.
Dari perspektif pengguna di Indonesia, sasis ladder frame menawarkan durabilitas lebih baik saat melintasi jalan rusak, jalur tambang, hingga medan off-road berat. Ini menjadi nilai jual utama yang sempat hilang di generasi sebelumnya.
Dua Pilihan Tenaga dari Mesin Diesel 2.4 Liter
Bocoran spesifikasi mengarah pada mesin diesel 4N16 berkapasitas 2.4 liter empat silinder yang saat ini digunakan Triton terbaru. Tersedia dua opsi tenaga: turbo tunggal menghasilkan 184 PS dan twin-turbo yang menyemburkan tenaga hingga 204 PS. Mesin ini diperkirakan dipadukan dengan transmisi otomatis 6 percepatan.
Kombinasi ini berpotensi menawarkan keseimbangan antara performa, efisiensi bahan bakar, dan ketahanan mesin untuk pemakaian harian maupun perjalanan jauh. Bagi konsumen Indonesia, angka 204 PS dari mesin diesel 2.4 liter terbilang kompetitif di kelasnya.
Sistem 4WD Super Select II Dipertahankan
Salah satu DNA Pajero yang tidak akan hilang adalah sistem penggerak empat roda Super Select II. Sistem ini dikenal fleksibel karena memungkinkan pengemudi berpindah mode berkendara sesuai kondisi jalan tanpa harus berhenti. Bagi pengguna yang sering bepergian ke daerah pegunungan, perkebunan, atau jalur non-aspal, fitur ini menjadi nilai tambah yang sangat penting.
Kabin Lebih Nyaman, Bukan Sekadar Triton Versi SUV
Meski berbasis platform pikap Triton, Mitsubishi memastikan Pajero terbaru mendapatkan pengembangan khusus pada sektor kabin dan suspensi. Karakter berkendaranya tidak akan sekadar menjadi Triton versi SUV. Mitsubishi berupaya menghadirkan kenyamanan lebih baik untuk keluarga sekaligus tetap mempertahankan kemampuan jelajah.
Bagi konsumen Indonesia, kombinasi kenyamanan dan ketangguhan seperti ini menjadi salah satu faktor utama saat memilih SUV besar. Suspensi yang didesain ulang diharapkan bisa meredam getaran khas sasis ladder frame saat digunakan di aspal.
Desain Modern Terinspirasi Xforce, Tampang Lebih Premium
Dari teaser resmi yang dirilis, tampilan depan Pajero terbaru terlihat jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya. Desain lampu depan dibuat lebih horizontal dan sekilas mengingatkan pada Mitsubishi Xforce. Tampilan tersebut memberikan kesan premium sekaligus futuristis tanpa meninggalkan identitas SUV tangguh.
Nasib Pajero Sport: Digantikan atau Berdampingan?
Pertanyaan apakah Pajero generasi kelima akan menggantikan Pajero Sport masih menjadi perbincangan hangat. Mitsubishi belum memberikan kepastian. Namun melihat usia Pajero Sport yang sudah meluncur sejak 2015, banyak analis otomotif memprediksi Pajero generasi kelima berpotensi menjadi penerus utama SUV ladder frame Mitsubishi di masa depan.
Belum ada kepastian apakah model ini akan masuk Indonesia. Namun melihat popularitas Pajero Sport di pasar lokal, peluangnya cukup terbuka lebar. Kita tunggu perkembangan selanjutnya. (moladin)