MALUKU — Dua laga uji coba FIFA Matchday pada pekan depan menjadi ajang pembuktian bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Pengamat sepak bola nasional, Kesit B. Handoyo, menilai skuad Garuda saat ini sudah berada di level yang seharusnya bisa mengalahkan Oman dan Mozambik.
"Dengan pemain-pemain yang ada pada saat ini, ya saya pikir kalau full team, artinya dengan pemain-pemain terbaik yang ada saat ini harusnya sih menghadapi Oman serta menghadapi Mozambik bisa menjadi poin yang bagus bagi Indonesia," ujar Kesit melalui kanal YouTube Nusantara TV, Selasa (27/5).
Ujian Perdana Herdman Setelah Gantikan Kluivert
Duel melawan Oman (peringkat 79 FIFA) dan Mozambik (peringkat 101 FIFA) menjadi ujian kedua bagi John Herdman. Sebelumnya, pelatih asal Inggris itu menangani Timnas di FIFA Series Maret lalu yang berakhir dengan kekalahan dari Bulgaria di partai final.
"Dua pertandingan FIFA matchday yang akan dihadapi oleh Timnas Indonesia menghadapi Oman dan Mozambik, tanggal 5 dan tanggal 9 Juni, saya pikir ini akan menjadi ujian lagi bagi John Herdman setelah FIFA Series," kata Kesit.
Modal Penting Menuju Piala AFF dan Piala Asia 2027
Kemenangan di dua laga kandang ini dinilai krusial sebagai bekal menuju turnamen besar selanjutnya. Piala AFF 2026 akan digelar mulai 24 Juli hingga 26 Agustus, diikuti Piala Asia 2027.
"Ini ada dua pertandingan penting yang menurut saya juga akan menjadi sebuah arena bagi Herdman untuk kembali memantapkan bagaimana tim nasional dalam persiapan menuju ada Piala AFF kemudian juga ada Piala Asia 2027," ujar Kesit.
Indonesia belum pernah sekalipun merasakan gelar juara Piala AFF sejak turnamen digelar pertama kali pada 1996 dengan nama Piala Tiger.
Stok Pemain Eropa dan Absennya Jay Idzes
Meski kapten tim Jay Idzes terancam absen karena cedera, Timnas Indonesia masih memiliki amunisi lapis kedua yang bermain di Eropa. Nama-nama seperti Emil Audero, Kevin Dicks, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Justin Hubner, dan Maarten Paes diproyeksikan menjadi tulang punggung.
"Dengan pemain-pemain yang ada pada saat ini, ya saya pikir kalau full team, artinya dengan pemain-pemain terbaik yang ada saat ini harusnya sih menghadapi Oman serta menghadapi Mozambik bisa menjadi poin yang bagus bagi Indonesia," kata Kesit.
Faktor kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno juga disebut sebagai keuntungan tambahan. "Harus bisa menang, terlebih karena ini bermain di kandang sendiri," tegasnya.
Indonesia saat ini masih tertahan di peringkat 122 FIFA, jauh di bawah Oman (79) dan Mozambik (101). Namun, materi pemain naturalisasi dan diaspora yang terus bertambah diyakini mampu menutup jarak peringkat tersebut.