Pencarian

Google NotebookLM Bisa Ubah

Sabtu, 30 Mei 2026 • 18:11:01 WIB
Google NotebookLM Bisa Ubah
Google NotebookLM hadir dengan fitur Audio Overviews yang mengubah catatan menjadi podcast interaktif.

MALUKU — Kelelahan terhadap AI (AI fatigue) mulai dirasakan banyak orang, termasuk jurnalis teknologi. Konten generik, ancaman terhadap pekerjaan, hingga konsumsi listrik data center yang boros air jadi beberapa alasannya. Tapi, tidak semua hasil karya AI layak dicap sebagai 'AI slop'—istilah untuk konten buatan AI yang tidak berguna.

Google NotebookLM, aplikasi catatan yang dirilis pada 2024, membuktikan hal itu. Fitur Audio Overviews-nya mampu menghasilkan podcast AI yang cukup engaging. Seorang pengguna bahkan berhasil memanfaatkannya untuk membuat seri podcast tentang budaya Korea yang informatif.

Bagaimana Cara Kerja Audio Overviews?

Fitur ini bekerja dengan menganalisis semua catatan, dokumen, atau sumber yang diunggah pengguna ke NotebookLM. Dari situ, AI akan menghasilkan dialog antara dua host virtual yang membahas isi materi tersebut. Host AI ini dirancang untuk saling berinteraksi, bertanya, dan mengomentari fakta-fakta yang ada.

Google tampaknya telah mempelajari dinamika podcast populer dan menerapkannya ke dalam model AI. Hasilnya, obrolan terasa lebih hidup meskipun kadang masih ada pola bicara yang kaku dan kalimat yang janggal.

Podcast AI vs Podcast Manusia: Mana yang Lebih Baik?

Jiwon Yoon, Ph.D., seorang penulis dan mantan profesor asal Korea, menggunakan NotebookLM untuk membuat podcast berjudul 'Understanding Korea, One Story at a Time'. Ia memasukkan catatan risetnya—termasuk yang tidak terpakai di artikel Substack—ke dalam NotebookLM. Hasilnya, dua host AI membahas budaya Korea berdasarkan catatan seorang native Korean.

“Saya ragu pada awalnya. Rasanya tidak tepat jika Korea dijelaskan oleh host yang bukan orang Korea dan bahkan tidak nyata,” ujar seorang pengamat teknologi yang mendengarkan podcast tersebut. “Tapi karena sumbernya dari catatan orang Korea asli, risiko informasi salah atau halusinasi AI jadi lebih kecil.”

Hasilnya? Cukup memuaskan. Host AI di NotebookLM mampu memberikan kredit kepada Jiwon atas penelitiannya dan saling mengagumi fakta-fakta budaya Korea. Namun, tetap ada perbedaan besar dengan podcast host manusia.

“Saya lebih suka podcast buatan manusia yang bagus, seperti The Rest is History. Kami membangun hubungan quasi dengan host favorit kami, dan AI belum bisa meniru itu,” tambahnya.

Kekurangan dan Kelebihan Podcast AI NotebookLM

Di satu sisi, NotebookLM unggul dalam efisiensi. Tidak ada obrolan basa-basi 12 menit tentang akhir pekan host. Langsung ke inti materi. Ini menjadi nilai plus bagi pendengar yang ingin belajar cepat.

Di sisi lain, pola bicara AI masih bisa dikenali. Struktur narasinya kadang terasa repetitif dan kaku. Host AI juga sesekali mengucapkan hal yang tidak sesuai konteks.

Meski begitu, untuk kategori podcast yang membosankan dan tidak terstruktur, NotebookLM tetap lebih baik. “Ini bukan kabar baik bagi industri podcast secara umum, tapi sebagai alat belajar, ini sangat membantu,” pungkasnya.

Apakah NotebookLM Cocok untuk Pengguna Indonesia?

Bagi pembuat konten, pelajar, atau peneliti di Indonesia, fitur ini bisa jadi alat produktivitas yang menarik. Bayangkan memasukkan catatan kuliah atau riset skripsi, lalu mendengarkannya dalam bentuk podcast sambil beraktivitas. Namun, perlu diingat bahwa kualitas output sangat bergantung pada kualitas input. Semakin baik catatan yang dimasukkan, semakin akurat podcast yang dihasilkan.

NotebookLM saat ini gratis digunakan dan tersedia di lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia. Fitur Audio Overviews bisa diakses langsung dari aplikasi web atau mobile.

Bagikan
Sumber: androidauthority.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks