Pencarian

Arsenal Incar Gelar Ganda Setelah Juara Premier League, Hadapi PSG di Final Liga Champions

Kamis, 28 Mei 2026 • 04:27:01 WIB
Arsenal Incar Gelar Ganda Setelah Juara Premier League, Hadapi PSG di Final Liga Champions
Arsenal bersiap menghadapi PSG di final Liga Champions di Budapest, Sabtu (30/5).

MALUKU — Final Liga Champions musim ini mempertemukan Arsenal dan Paris Saint-Germain di Budapest, Sabtu (30/5) pukul 17.00 WIB. Kemenangan Arsenal atas Premier League pekan lalu mengubah peta psikologis tim, menurut analis taruhan Lewis Jones.

Status Juara Premier League Ubah Mentalitas Arsenal

Jones menilai beban sebagai "nearly-men" sudah hilang setelah Arsenal memastikan gelar liga. "That monkey is off their back now," tulisnya di Sky Sports.

"The emotional release of finally getting over the line matters. You could see it in the celebrations - this could now be a squad suddenly liberated from the fear of failure."

Menurut Jones, final ini kini menjadi "opportunity rather than an obligation". Arsenal sudah tercatat dalam sejarah sebagai juara Premier League, sehingga mereka bermain untuk bonus, bukan beban.

Pertahanan Kokoh Jadi Kunci Arsenal

Arsenal belum kebobolan dari open play di fase gugur Liga Champions musim ini. Tiga dari empat gol yang mereka terima di fase liga terjadi saat rotasi besar-besaran.

Duo bek tengah William Saliba dan Gabriel, bersama kiper David Raya, disebut Jones sebagai poros pertahanan kelas dunia. "Mikel Arteta will make this ugly and produce a game where whoever defends the best, wins," ujarnya.

PSG mengandalkan trio depan Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, dan Desire Doue, namun Arsenal diunggulkan dalam duel lini belakang.

Taruhan: Saka Bisa Jadi Sumber Pelanggaran

Jones merekomendasikan taruhan pada Bukayo Saka untuk melakukan dua pelanggaran atau lebih (11/10). Dasarnya adalah duel Saka dengan bek PSG, Nuno Mendes, yang rawan jatuh.

"Mendes is drawing 1.7 fouls per 90 this season and doesn't need much invitation to go down under minimal contact," tulis Jones. Saka sendiri rata-rata melakukan 1,4 pelanggaran per 90 menit dalam 20 laga terakhirnya.

Catatan tambahan: Saka melakukan dua pelanggaran dalam dua leg knockout melawan PSG musim lalu saat berhadapan dengan Mendes.

Head-to-Head dan Prediksi

Arsenal dihargai 11/10 oleh Sky Bet untuk menjuarai final, sementara PSG 8/11. Jones menilai odds seharusnya lebih merapat mengingat perubahan psikologis Arsenal.

Rata-rata pelanggaran di final Eropa (28,5 per laga) lebih tinggi dari rata-rata Premier League (21,5) dan Liga Champions (22,5). Ini bisa menjadi faktor kunci dalam laga yang diperkirakan berjalan ketat.

Bagikan
Sumber: skysports.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks