Pencarian

Pertamina AFT Pattimura Luncurkan Program PAUD Sadar Lingkungan di Ambon, SPP Bayar Pakai Sampah Plastik

Selasa, 19 Mei 2026 • 12:57:41 WIB
Pertamina AFT Pattimura Luncurkan Program PAUD Sadar Lingkungan di Ambon, SPP Bayar Pakai Sampah Plastik
Anak-anak PAUD di Ambon belajar sadar lingkungan melalui program inovatif Pertamina AFT Pattimura.

AMBON — Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura menghadirkan program pendidikan berbasis lingkungan untuk anak usia dini di wilayah Ring 1 operasional perusahaan. Program ini tidak hanya mengajarkan kesadaran ekologi sejak kecil, tetapi juga menghadirkan solusi ekonomi bagi warga sekitar.

Melalui program CSR bertajuk PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Pertamina menggandeng lembaga pendidikan setempat untuk menerapkan metode pembelajaran kreatif dan inklusif. Salah satu terobosan yang menonjol adalah mekanisme pembayaran SPP yang tidak biasa.

Bayar Sekolah Pakai Sampah, Beban Orang Tua Berkurang

Nilci Sainyakit, pengelola PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, menjelaskan bahwa sistem SPP Berbayar Sampah menjadi solusi atas keterbatasan ekonomi para orang tua murid di kawasan tersebut. “Orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah kami tidak perlu membayar biaya SPP, hanya perlu menyetorkan sebanyak 10 kg sampah plastik atau 20 kg sampah kertas,” ujarnya.

Langkah ini dinilai efektif karena tidak membebani orang tua secara finansial, sekaligus menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang terkumpul kemudian diolah kembali melalui berbagai kegiatan daur ulang.

Edukasi Lingkungan dari Ecobrick hingga Lilin Aromaterapi

Dalam kegiatan bertajuk Bincang Asik (BIAS), anak-anak diperkenalkan pada praktik ramah lingkungan seperti ecobricking, pemilahan sampah, hingga menanam tanaman. Community Development Officer Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura, Mirtha Aulia, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang. “Kami berharap program ini mampu menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Guru PAUD, Santi Sainyakit, menambahkan bahwa keterlibatan orang tua menjadi kunci keberhasilan program. Di sekolah tersebut, orang tua diajak mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. “Harapannya, kesadaran lingkungan tidak hanya tumbuh pada anak-anak tetapi juga pada para orang tua,” ungkap Santi.

Komitmen Perusahaan untuk Generasi Peduli Lingkungan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyebut program ini sebagai bentuk nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. “Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini,” tutup Ispiani.

Melalui kolaborasi dengan PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Pertamina AFT Pattimura berharap model pendidikan ini dapat direplikasi oleh komunitas dan lembaga pendidikan lain di Maluku. Program ini menjadi contoh bagaimana sektor swasta bisa berperan aktif dalam mengatasi persoalan sosial dan lingkungan secara bersamaan.

Bagikan
Sumber: wartamaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks