AMBON — Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak seluruh elemen buruh di Bumi Raja-Raja untuk bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Ajakan ini bertujuan menciptakan stabilitas keamanan guna menarik minat investasi ke wilayah Maluku.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri kegiatan jalan santai dan syukuran Hari Buruh yang digelar serikat pekerja di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Jumat (1/5/2026). Acara ini menjadi momentum penguatan komunikasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan kaum pekerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Intelkam, Direktur Lalu Lintas, Karumkit Bhayangkara Polda Maluku, serta unsur Forkopimda Maluku. Hadir pula para pimpinan serikat pekerja dan pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Maluku.
Sinergi Tiga Elemen Kunci Pendorong Ekonomi Maluku
Dadang menegaskan bahwa buruh, pemerintah, dan pengusaha merupakan pilar utama yang tidak bisa dipisahkan dalam struktur ekonomi. Ketiganya memiliki peran krusial dalam menggerakkan roda pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global di tingkat daerah.
"Buruh tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi dan kemajuan daerah. Jika keamanan terjaga, investasi akan tumbuh dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat," ujar Dadang Hartanto.
Menurutnya, penyampaian aspirasi adalah hal yang wajar dalam iklim demokrasi. Namun, Kapolda menekankan pentingnya cara-cara yang konstruktif agar tidak mengganggu stabilitas keamanan yang menjadi prasyarat utama masuknya modal ke Maluku.
Polri Siapkan Layanan Pengaduan Sengketa Hubungan Industrial
Sebagai langkah nyata dukungan terhadap hak-hak pekerja, Polda Maluku kini membuka layanan pengaduan ketenagakerjaan. Fasilitas ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang menghadapi persoalan hubungan industrial, mulai dari sengketa kerja hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).
Layanan tersebut bertujuan untuk mencarikan solusi mediasi yang adil bagi semua pihak. Polri berkomitmen untuk bertindak sebagai fasilitator guna memastikan setiap permasalahan dapat diselesaikan sesuai dengan regulasi yang berlaku tanpa memicu konflik sosial.
"Keamanan adalah salah satu kekuatan utama untuk memajukan Maluku. Karena itu, buruh, pemerintah, dan aparat keamanan harus duduk bersama menjaga stabilitas daerah," kata Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral.
Stabilitas Kamtibmas Jadi Fondasi Utama Pertumbuhan Investasi
Dadang mengingatkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif adalah modal utama pembangunan di Maluku. Tanpa jaminan keamanan yang pasti, para investor akan ragu untuk menanamkan modalnya di wilayah ini.
Penurunan angka konflik industrial dan terjaganya ketertiban umum diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat dan terciptanya lapangan kerja baru.
Usai prosesi syukuran, Kapolda bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan pengusaha melepas peserta jalan santai yang memadati kawasan pusat Kota Ambon. Kegiatan berlangsung meriah dan kondusif, menunjukkan harmonisasi antara buruh dan aparat keamanan di Maluku.