Pencarian

Sopir Taksi Terseret BYD 50 Meter di Exit Tol Tomang Berakhir Damai

Senin, 21 September 2026 • 19:33:32 WIB
Sopir Taksi Terseret BYD 50 Meter di Exit Tol Tomang Berakhir Damai
Sopir taksi listrik Green SM terseret 50 meter oleh mobil BYD di Exit Tol Tomang, Jakarta Barat.

MALUKU — Insiden sopir taksi listrik Green SM terseret 50 meter oleh mobil BYD di Exit Tol Tomang, Jakarta Barat, berakhir damai lewat mediasi polisi. Kasus ini bermula dari senggolan bumper hingga aksi kejar-kejaran yang terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menyatakan peristiwa terjadi pada Sabtu (19/9/2026) pukul 11.30 WIB di exit Tol Tomang arah timur. Kedua pengemudi terlibat perselisihan setelah taksi online BYD yang dikemudikan Agustam (56) menabrak taksi hijau yang dikemudikan Budi Hendra (53).

Kronologi: Dari Senggolan Bumper hingga Terseret 50 Meter

Benturan pertama mengakibatkan bumper belakang kanan taksi listrik Green SM penyok. Budi kemudian mengejar kendaraan BYD dan membuka pintu depan kiri untuk meminta pertanggungjawaban.

Agustam justru menancap gas saat pintu masih terbuka. Budi yang masih berpegangan terseret sejauh kurang lebih 50 meter sebelum akhirnya terlepas.

"Berakibat kendaraan taksi listrik mengalami kerusakan pada bagian bumper belakang kanan penyok," kata Joko dalam keterangannya.

Viral di Media Sosial, Polisi Bergerak Cepat

Rekaman insiden tersebar luas di media sosial dan memicu reaksi publik. Petugas mendatangi rumah sopir BYD setelah video tersebut viral, lalu mempertemukan kedua pihak untuk mediasi.

Panit Laka Lantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammadi menjelaskan bahwa gesekan terjadi karena kepanikan di kedua belah pihak. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

"Keduanya sudah menceritakan kronologi awal. Terjadi senggolan karena disalip tidak bisa, lalu timbul kepanikan di kedua belah pihak. Namun, alhamdulillah semua bisa diselesaikan secara damai," ujar Deddy.

Permintaan Maaf dan Titik Akhir Perselisihan

Dalam proses mediasi, Agustam menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Budi dan mengapresiasi jajaran kepolisian yang memfasilitasi pertemuan tersebut. Budi menerima permintaan maaf itu dan memilih tidak memperpanjang masalah.

"Saya ikhlas memaafkan dan dari awal memang tidak berniat memperpanjang masalah ini," kata Budi.

Catatan untuk Pengguna Jalan

Insiden ini menyoroti risiko konfrontasi langsung di jalan raya, terutama saat melibatkan kendaraan listrik yang respons akselerasinya instan. Membuka pintu kendaraan yang sedang bergerak atau akan bergerak menyimpan bahaya serius bagi siapa pun yang berpegangan.

Penyelesaian damai lewat mediasi kepolisian menjadi jalur yang lebih aman dibandingkan aksi kejar-kejaran yang bisa berujung fatal.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks