Pencarian

Pemkot Ambon Raih Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI, Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kota se-Indonesia

Minggu, 30 Agustus 2026 • 00:14:02 WIB
Pemkot Ambon Raih Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI, Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kota se-Indonesia
Pemkot Ambon menerima Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI atas program literasi keuangan terbaik tingkat kota se-Indonesia.

AMBON — Kerja keras Pemkot Ambon membangun ekosistem keuangan yang inklusif mendapat pengakuan di tingkat nasional. Lembaga pengawas sektor jasa keuangan itu menganugerahkan penghargaan tersebut kepada Pemkot Ambon pada peringatan Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat.

Penghargaan ini bukan sekadar plakat. OJK RI menilai Pemkot Ambon berhasil menunjukkan dukungan penuh dan komitmen yang konsisten dalam pelaksanaan berbagai program literasi keuangan bagi warganya. Penilaian tersebut menjadikan ibu kota Provinsi Maluku ini unggul dibanding kota-kota lain di Indonesia.

Apresiasi untuk Seluruh Elemen Masyarakat Ambon

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif, bukan kerja satu instansi semata.

"Pemkot dinilai berhasil menunjukkan dukungan penuh dan komitmen yang konsisten dalam pelaksanaan berbagai program literasi keuangan bagi warganya, sehingga dinobatkan sebagai daerah dengan program literasi keuangan terbaik di tingkat kota se-Indonesia," ujar Ely di sela-sela acara.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi pelecut semangat bagi jajaran Pemkot Ambon untuk terus berinovasi. Target ke depan tidak berhenti pada sekadar mempertahankan predikat, melainkan memperluas jangkauan program agar semakin banyak warga yang melek finansial.

Target Berikutnya: Perluas Ekosistem Digitalisasi Pembayaran

Di Ambon, Wali Kota Bodewin M. Wattimena turut memberikan apresiasi atas raihan ini. Ia menyebut prestasi juara 1 nasional tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara Pemkot Ambon, OJK, industri perbankan, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun literasi dan inklusi keuangan yang merata.

Wattimena tidak berpuas diri. Ia memastikan pemerintahannya akan terus bergerak dengan fokus baru pada penguatan ekosistem digitalisasi pembayaran.

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas program inklusi keuangan, termasuk penguatan ekosistem digitalisasi pembayaran seperti penggunaan QRIS di masyarakat dan lingkungan sekolah," kata Bodewin di Ambon.

Langkah ini dinilai strategis. Dengan mendorong penggunaan QRIS di lingkungan sekolah, kebiasaan menabung dan bertransaksi non-tunai diharapkan tumbuh sejak usia dini, sekaligus membiasakan masyarakat pada transaksi digital yang lebih aman dan tercatat.

Dampak bagi Warga Kota Ambon

Penghargaan ini diharapkan semakin mendorong Pemkot Ambon untuk memperluas dan meningkatkan program-program literasi keuangan. Muaranya adalah terwujudnya masyarakat Kota Ambon yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun keluarga.

Dengan literasi yang baik, warga diharapkan mampu membedakan produk keuangan legal dan ilegal, terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, serta lebih siap menghadapi risiko finansial di masa depan.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: potretmaluku.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks