JAKARTA — Langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa hadir di tengah ajang bela diri Asia bukan sekadar seremonial. Ia datang ke Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, untuk menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam membina atlet daerah, khususnya di cabang taekwondo.
Kejuaraan yang mempertemukan atlet-atlet dari berbagai negara di kawasan Asia itu dihadiri langsung oleh Lewerissa pada Minggu (2/8/2026). Ia menyebut undangan dari pengurus pusat PBTI sebagai sebuah kehormatan besar bagi Maluku.
Dukungan untuk Atlet Maluku di Kancah Internasional
Lewerissa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon, beserta jajaran pengurus pusat atas undangan khusus tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap atlet dari Indonesia bagian timur selama ini kerap kurang terlihat di pentas nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Ketua Umum PBTI Bapak Letjen TNI Richard Tampubolon dan pengurus pusat, atas undangan khusus ini. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami di Maluku, sekaligus bukti nyata bahwa potensi olahraga dari wilayah timur Indonesia mendapatkan perhatian yang sangat serius di kancah nasional maupun internasional,” ujar Lewerissa dalam keterangan resmi yang diterima Media Center Maluku.
Maluku Punya Banyak Bakat yang Perlu Dibina
Di sela-sela acara pembukaan, Lewerissa bersama sejumlah menteri dan jajaran pengurus pusat PBTI turut membubuhkan tanda tangan pada dobok atau seragam resmi taekwondo. Prosesi tersebut menjadi simbol dukungan bersama dalam memajukan olahraga dan membina generasi muda.
Lewerissa menegaskan bahwa pengembangan olahraga merupakan investasi penting untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pemerintah Provinsi Maluku, kata dia, terus mendorong pembinaan atlet sejak usia dini serta penguatan ekosistem olahraga di daerah.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh Pemprov Maluku terhadap pengembangan potensi keolahragaan, khususnya bela diri taekwondo. Maluku memiliki banyak bakat terpendam dan potensi atlet luar biasa yang siap kita bina agar mampu mengharumkan nama daerah serta Indonesia di level dunia,” tambahnya.
Sinergi dengan PBTI untuk Pembinaan Jangka Panjang
Ke depan, Lewerissa berkomitmen memperkuat kerja sama dengan PBTI, pemerintah pusat, serta berbagai pemangku kepentingan olahraga. Langkah ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi atlet Maluku untuk tampil di berbagai ajang nasional maupun internasional.
Pembukaan kejuaraan ini turut dihadiri Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggono, sejumlah wakil menteri, serta para gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah. Kejuaraan Asian Taekwondo Indonesia Open Championships ini menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi yang diharapkan berdampak positif bagi pembinaan atlet muda di tanah air.