Pencarian

Garuda Pertiwi Bidik Back-to-Back Juara Piala AFF Wanita 2026 di Malaysia

Jumat, 10 Juli 2026 • 02:14:01 WIB
Garuda Pertiwi Bidik Back-to-Back Juara Piala AFF Wanita 2026 di Malaysia
Garuda Pertiwi bersiap mempertahankan gelar juara Piala AFF Wanita 2026 di Malaysia.
mutlak mempertahankan trofi Piala AFF Wanita 2026 yang akan berlangsung pada 10-22 Juli mendatang. ISI:

MALUKU — Turnamen kasta kedua Asia Tenggara ini mempertemukan Indonesia dengan Timor Leste dan Kamboja di Grup B. Laga perdana anak asuh Satoru Mochizuki dijadwalkan pada Jumat (10/7) pukul 19.45 WIB melawan Timor Leste.

Viny Silfianus: Komposisi Tim Tahun Ini Jauh Lebih Solid

Gelandang andalan, Viny Silfianus, menjadi sumber optimisme utama. Ia menilai komposisi tim edisi 2026 jauh lebih solid ketimbang saat merebut gelar sebelumnya.

"Persiapan kita sudah cukup baik, ada TC jangka panjang. Menurut aku, line-up tahun ini lebih bagus dari tahun lalu," ujar Viny percaya diri.

Kehadiran sejumlah nama baru justru menambah kedalaman skuad. "Banyak pemain yang bergabung tahun ini, jadi kami pasti bisa mempertahankan gelar," tegasnya.

Pelatih Mochizuki: Saya Tidak Merasa Tertekan

Pelatih asal Jepang, Satoru Mochizuki, tak kalah optimistis. Ia secara terbuka menargetkan gelar juara beruntun—back-to-back champions—sebagai satu-satunya misi di Malaysia.

"Hal terpenting adalah karena sebelumnya kami sudah juara, maka kali ini kami menargetkan mempertahankan gelar," kata Mochizuki.

Menyoal tekanan, Mochizuki justru santai. "Lihat wajah saya sekarang, Anda bisa tahu saya tidak merasa tertekan. Saya selalu menjalani setiap turnamen dengan perasaan senang," ujarnya.

Batu Loncatan Menuju ASEAN Women's Championship

Keberhasilan di Piala AFF Wanita 2026 bukan sekadar mempertahankan gengsi. Turnamen ini menjadi batu loncatan vital sebelum Indonesia naik kelas dan menantang kekuatan tradisional seperti Thailand dan Vietnam di ASEAN Women's Championship.

Dengan persiapan matang dan kepercayaan diri yang merata, Garuda Pertiwi berangkat ke Kuala Lumpur bukan sebagai penantang, melainkan juara bertahan yang haus pembuktian.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks