AMBON — Kota Ambon tercatat sebagai satu-satunya daerah yang menyabet tiga kategori sekaligus dalam ajang tersebut. Berdasarkan data dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, penghargaan yang diraih meliputi Terbaik I Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Terbaik I Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan Terbaik II Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Selain itu, Pemkot Ambon juga memperoleh penghargaan Terbaik II dalam Pencapaian Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) tingkat kabupaten/kota tahun 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku melalui pertemuan Zoom Meeting.
Program GENTING dan GATI Jadi Andalan Ambon
Kepala DPPKB Kota Ambon, J. W. Patty, mengungkapkan bahwa predikat juara umum diraih karena kementerian menilai hasil implementasi program di lapangan sangat baik. Ia menyebut dukungan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Penjabat Sekretaris Kota, serta Ketua Tim Penggerak PKK menjadi kunci keberhasilan tersebut.
“Kota Ambon berhasil keluar sebagai Juara Umum karena dinilai oleh kementerian memiliki hasil implementasi program yang sangat baik. Ini semua berkat dukungan penuh dari Pak Walikota, Ibu Wakil Walikota, Pak Penjabat Sekretaris Kota, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon,” ujar Juliana kepada Tim Media Center Pemkot Ambon.
Peran Kader PKK dan Kolaborasi Lintas Dinas
Juliana menekankan bahwa kader PKK menjadi ujung tombak pelaksanaan Program GENTING, terutama dalam pemberian makanan tambahan dan bantuan nutrisi untuk percepatan penurunan stunting. Ia mengapresiasi kerja Ketua Tim Penggerak PKK beserta seluruh anggota yang dinilai efektif menjalankan program di tingkat kelurahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Ketua Tim Penggerak PKK dan seluruh anggota PKK. Berkat mereka, program GENTING melalui pemberian makanan tambahan dan bantuan nutrisi dapat berjalan efektif,” katanya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas perangkat daerah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, misalnya, berperan dalam penyediaan data dan pelaksanaan program pendukung kesejahteraan keluarga, seperti penyediaan air minum dan rumah layak huni.
“Kerja kolaborasi ini sangat luar biasa. Ketika kita meminta data untuk dikirim ke pusat, semua bergerak. Mulai dari program penyediaan air minum oleh PUPR hingga rumah layak huni yang ditinjau langsung oleh Ibu Ketua PKK. Semua intervensi ini saling mendukung tugas kami di DPPKB,” pungkas Juliana.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pemkot Ambon dalam meningkatkan kualitas pembangunan keluarga dan memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Maluku.