Pencarian

Startup AI xCures Kumpulkan Dana Rp736 Miliar untuk Merapikan Rekam Medis Rumah Sakit yang Berantakan

Rabu, 24 Juni 2026 • 21:50:31 WIB
Startup AI xCures Kumpulkan Dana Rp736 Miliar untuk Merapikan Rekam Medis Rumah Sakit yang Berantakan
Startup AI xCures berhasil mengumpulkan dana Rp736 miliar untuk mengelola rekam medis rumah sakit.

Pendanaan yang dipimpin oleh Innovius Capital ini juga diikuti oleh iGrow, Spring Mountain Capital, serta sejumlah investor lama. Putaran ini membawa total pendanaan xCures menjadi lebih dari 76 juta dolar AS sejak berdiri pada 2018, dengan valuasi perusahaan mencapai 127 juta dolar AS — lebih dari dua kali lipat valuasi pada putaran Seri A senilai 25 juta dolar AS yang ditutup pada Desember 2023.

Dari FedEx dan Mesin Faks ke Jaringan Interoperabilitas Nasional

xCures awalnya didirikan sebagai spinout dari Cancer Commons oleh Marty Tenenbaum, fokus menyediakan alat pendukung keputusan bagi pasien kanker stadium lanjut. Namun dalam perjalanannya, perusahaan menemukan hambatan sistemik: data pasien yang mereka butuhkan datang dalam kotak FedEx dan melalui mesin faks.

“Apa yang kami pelajari adalah bahwa pengambilan keputusan itu sulit, tapi masih bisa dilakukan. Yang lebih sulit adalah mendapatkan data dan informasi tentang pasien yang kami butuhkan,” kata CEO xCures, Mika Newton, dalam wawancara eksklusif dengan Crunchbase News. Hambatan logistik ini mendorong xCures untuk berubah haluan — dari sekadar alat rekomendasi menjadi infrastruktur yang menghubungkan langsung ke jaringan pertukaran data kesehatan nasional Amerika Serikat.

Membersihkan 'Data Kotor' yang Bernilai Tinggi

Newton menggambarkan data dalam rekam medis sebagai “sangat kotor”. Isinya penuh duplikasi, gambar hasil scan, dan kesalahan akibat input manual. “Ada banyak informasi naratif, dan kami mengubah semuanya menjadi kecerdasan klinis yang dibutuhkan organisasi untuk mengambil keputusan berikutnya,” jelasnya.

Alih-alih sekadar memindahkan data dari titik A ke titik B seperti yang dilakukan kompetitor, xCures membangun apa yang mereka sebut Clinical Clarity Engine. Mesin ini mengintegrasikan kemampuan untuk menghasilkan daftar periksa siap-pakai dari riwayat pasien otomatis, yang didukung oleh data berbasis bukti. Newton mengklaim teknologi perusahaan ini unggul tiga hingga lima tahun di depan pesaing.

300 Juta Rekam Medis Diproses, 550 Ribu Lokasi Kesehatan Tersambung

Hingga saat ini, xCures telah memproses lebih dari 300 juta rekam medis yang berasal dari lebih dari 550 ribu lokasi layanan kesehatan di seluruh AS. Untuk mengelola volume raksasa ini tanpa biaya komputasi yang membengkak, perusahaan menggabungkan model machine learning buatan sendiri dengan model komersial dari vendor yang ada, semuanya diatur melalui kerangka tata kelola kepemilikan.

“Kami melihatnya sebagai pengendali untuk proses penerapan AI — bagaimana memastikan tugas yang kami minta untuk dikerjakan AI itu tepat dan terkelola dengan baik,” ujar Newton.

Pendapatan Melonjak, Target 2026 Tembus 20 Juta Dolar

Model bisnis xCures menggunakan SaaS berbasis pemakaian dengan batas komitmen. Perusahaan tumbuh dari sekitar 3 juta dolar AS menjadi 10 juta dolar AS dalam pendapatan tahunan berulang pada 2025, dan berada di jalur untuk menembus 20 juta dolar AS pada 2026. Meskipun sudah mencapai titik impas arus kas tahun lalu, xCures kini sengaja memasuki fase pembakaran modal untuk membangun tim guna memenuhi proyek bisnis 2027.

Basis pelanggan perusahaan saat ini mencakup 25 klien, termasuk perusahaan diagnostik laboratorium seperti Exact Sciences, Caris Life Sciences, dan Novocure. Jaringan rumah sakit besar menggunakan alat ini untuk menghasilkan riwayat pasien secara instan, menyaring komorbiditas, dan memperkirakan waktu operasi. Penyedia telemedicine dan rencana Medicare Advantage juga memanfaatkan mesin ini untuk mengotomatiskan stratifikasi risiko populasi, otorisasi awal, dan banding administratif.

Mengurangi Beban Administratif yang Paling Mahal

Bagi Newton, peluang terbesar ada pada pengurangan beban administratif yang membebani sistem kesehatan AS. “Gagasan bahwa kita bisa menggunakan AI bukan untuk melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan dokter, tapi untuk membuat segalanya lebih baik, lebih mudah, lebih cepat, lebih murah — itu adalah peluang yang paling langsung,” katanya.

Stu Posluns, partner di Innovius Capital, menulis melalui email bahwa perusahaannya mendukung xCures karena terkesan dengan kemampuannya untuk “menemukan, mengekstrak, dan menormalkan data berantakan dari ribuan sumber yang tidak kompatibel.” Menurutnya, Newton dan timnya berhasil “membangun lapisan data AI fundamental yang akan menggerakkan seluruh industri kesehatan.”

Bagikan
Sumber: news.crunchbase.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks