AMBON — Maluku terus menjadi primadona wisata bahari Indonesia Timur. Lima destinasi alam paling populer di provinsi kepulauan ini pada 2026 mencakup Pantai Ora, Pulau Bair, Pulau Dodola, Pantai Liang, dan sejumlah gugusan pulau tropis yang menawarkan pengalaman liburan berbeda.
Pantai Ora: Air Laut Sejernih Kaca di Pulau Seram
Pantai Ora di Pulau Seram dinobatkan sebagai destinasi paling ikonik. Air lautnya yang sangat jernih memungkinkan pengunjung melihat langsung terumbu karang dari permukaan tanpa perlu menyelam. Banyak wisatawan menyebut pantai ini sebagai "Maldives-nya Indonesia" karena kemiripan panorama lautnya dengan negara kepulauan di Samudra Hindia tersebut.
Pulau Bair: Mini Raja Ampat dengan Laguna Biru
Berada di Maluku Tenggara, Pulau Bair menawarkan pemandangan laguna biru yang diapit tebing karst menjulang. Julukan mini Raja Ampat melekat karena kemiripan formasi batuan dan gradasi warna airnya. Aktivitas snorkeling, berenang, dan menyusuri pulau menggunakan perahu menjadi pilihan utama wisatawan yang datang ke sini.
Pulau Dodola dan Pantai Liang: Pasir Putih di Maluku Utara dan Ambon
Di wilayah Maluku Utara, Pulau Dodola terkenal dengan hamparan pasir putih dan laut biru jernih yang cocok untuk snorkeling maupun diving. Sementara itu, Pantai Liang di Pulau Ambon pernah dinobatkan sebagai salah satu pantai terindah di Indonesia. Pasir putihnya yang lembut dan panorama laut yang menawan menjadi daya tarik utama lokasi ini.
Mengapa Maluku Semakin Dilirik Wisatawan?
Kekayaan alam yang masih alami menjadi faktor utama. Berbeda dengan destinasi wisata massal di Indonesia barat, Maluku menawarkan ketenangan dan pengalaman menjelajah pulau-pulau eksotis yang belum terlalu tersentuh komersialisasi. Keanekaragaman bawah laut serta gugusan pantai berpasir putih menjadikan provinsi ini pilihan tepat bagi pelancong yang ingin menikmati liburan bernuansa alam di Indonesia Timur.
Sejumlah pengelola destinasi setempat melaporkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang awal 2026. Mereka memprediksi tren ini akan terus berlanjut seiring promosi gencar yang dilakukan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata Maluku.