Pencarian

Fraksi NasDem DPRD Maluku Temui Sinode GPM di Ambon, Tindaklanjuti Aduan Warga dengan Prinsip Tabayun

Jumat, 19 Juni 2026 • 19:01:01 WIB
Fraksi NasDem DPRD Maluku Temui Sinode GPM di Ambon, Tindaklanjuti Aduan Warga dengan Prinsip Tabayun
Ketua Fraksi NasDem DPRD Maluku pimpin pertemuan dengan Sinode GPM di Ambon.

AMBON — Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Maluku, Ridwan Nurdin, memimpin langsung rombongan yang menemui jajaran pimpinan Sinode GPM. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut arahan Ketua DPW Partai NasDem Maluku, Abdullah Vanath, setelah partai menerima laporan dari warga pada 17 Juni 2026.

Verifikasi Berimbang Sebelum Bertindak

Ridwan Nurdin menegaskan bahwa partainya tidak serta-merta menyimpulkan isi aduan tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Prinsip kehati-hatian dan asas praduga tak bersalah menjadi pegangan utama dalam menangani setiap persoalan, baik yang melibatkan kader maupun pihak lainnya.

“Setiap pengaduan yang masuk harus ditangani secara serius dan bertanggung jawab. Karena itu, kami bergerak cepat melakukan tabayun untuk memperoleh informasi yang utuh dan berimbang sebelum mengambil langkah selanjutnya,” ujar Nurdin usai pertemuan.

Pertemuan dengan MPH Sinode GPM

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Sinode GPM tersebut, rombongan Fraksi NasDem diterima langsung oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Sacharias Izack Sapulette, bersama Wakil Ketua Sinode, Adriana Lohy. Isi pembicaraan dalam forum tertutup itu belum dirinci lebih lanjut oleh kedua belah pihak.

Namun, Nurdin menekankan bahwa langkah dialog ini merupakan bentuk komitmen partai untuk menjunjung tinggi keadilan dan profesionalitas. Ia memastikan bahwa Fraksi NasDem tidak akan mengambil langkah sepihak yang dapat merugikan salah satu pihak sebelum fakta yang jelas diperoleh.

Komitmen Tanggap Aduan Warga

Langkah cepat yang diambil Fraksi NasDem ini menjadi sorotan lantaran tidak semua fraksi di DPRD Maluku memiliki mekanisme respons serupa terhadap laporan masyarakat. Ridwan Nurdin menyebut bahwa pihaknya akan terus membuka ruang aspirasi dan menindaklanjuti setiap pengaduan secara proporsional.

“Kami hadir di DPRD untuk menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah. Karena itu, setiap suara warga harus didengar dan direspon, bukan malah diabaikan,” pungkas Nurdin.

Bagikan
Sumber: porostimur.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks