AMBON — Sebanyak 336 penyuluh pertanian di Maluku mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi SIPEDAS yang digelar BBRMP Maluku. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gandaria BBRMP Maluku dan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), yakni Barbalina Wilhelmina Caterina Masela dan Pudji Iraniingsih.
Bimtek dibuka langsung oleh Kepala BBRMP Maluku, Gunawan. Ia menegaskan, aplikasi SIPEDAS merupakan platform resmi Kementerian Pertanian yang dirancang untuk pencatatan dan pelaporan data Statistik Pertanian Hortikultura (SPH).
Data Apa Saja yang Bisa Direkam Lewat SIPEDAS?
Gunawan menjelaskan, aplikasi ini memungkinkan penyuluh pertanian merekam berbagai data penting secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Data tersebut mencakup luas tanam, luas panen, produksi, hingga perkembangan harga komoditas hortikultura.
"Aplikasi SIPEDAS memungkinkan penyuluh pertanian merekam berbagai data penting, mulai dari luas tanam, luas panen, produksi hingga perkembangan harga komoditas hortikultura secara cepat, akurat, dan terintegrasi," kata Gunawan di Ambon, Jumat.
Peserta Bimtek: Kombinasi Luring dan Daring
Kegiatan ini diikuti oleh penyuluh pertanian dari BBRMP Maluku, penyuluh pertanian CWS Provinsi Maluku, serta 44 penyuluh lingkup Kota Ambon yang hadir secara langsung. Sementara itu, 144 peserta lainnya mengikuti kegiatan melalui Zoom.
Total pendaftar yang mengikuti bimtek secara luring maupun daring mencapai 336 peserta. Mereka mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pengiriman laporan SPH melalui SIPEDAS.
Peran Aktif Penyuluh untuk Data yang Valid
Dalam bimtek tersebut, peserta juga mendapat materi tentang pentingnya peran aktif penyuluh pertanian dalam menyediakan data yang valid dan tepat waktu. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung tersedianya data pertanian yang berkualitas.
"Langkah ini kami nilai penting untuk mendukung tersedianya data pertanian yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan sektor pertanian," ucap Gunawan.
BBRMP Maluku bersama BPS mengajak seluruh penyuluh pertanian di Provinsi Maluku untuk memanfaatkan SIPEDAS secara konsisten. Dengan dukungan data yang akurat dan terintegrasi, pembangunan pertanian di Maluku diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan petani serta perkembangan sektor hortikultura di daerah.