LANGGUR — Tahapan regenerasi kepemimpinan pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) resmi dimulai. Korda KNPI Maluku wilayah Tual, Malra, dan Kepulauan Aru, Reza Nuhuyanan, membuka Rapimpurda yang digelar di Aula Gereja Anugerah pada Sabtu (6/6/2026). Rapat ini menjadi fondasi krusial sebelum forum tertinggi organisasi, Musda, dilaksanakan di daerah tersebut.
Rapimpurda Jadi Momentum Regenerasi Kepengurusan
Dalam sambutannya, Reza mengapresiasi panitia dan pengurus KNPI Malra yang dinilainya sukses menyelenggarakan agenda tanpa hambatan berarti. Ia menegaskan bahwa Rapimpurda dan Musda harus menjadi ajang peremajaan kepengurusan yang konstruktif.
"Hari ini bersama rekan-rekan KNPI Maluku Tenggara kita memulai tahapan penting menuju Musda. Kami berharap seluruh rangkaian proses berjalan lancar dan melahirkan keputusan konstruktif," ujar Reza.
Target: Rekomendasi Strategis untuk Pembangunan Daerah
Reza menekankan bahwa forum ini tidak sekadar rutinitas organisasi. Ia berharap hasil Musda nanti mampu menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan arah pembangunan di Maluku Tenggara. Menurutnya, kepengurusan yang akan lahir harus memiliki prioritas pada isu-isu strategis daerah.
"KNPI harus mampu memberi rekomendasi tepat dan berbobot guna mendukung pembangunan daerah. Ini prioritas kepengurusan yang akan lahir nanti," tambahnya.
Konsolidasi ke Tual dan Kepulauan Aru Segera Dilakukan
Setelah agenda di Malra rampung, Reza memastikan ritme kerja tidak akan melambat. Sebagai Korda tiga wilayah strategis, ia akan segera berkomunikasi dengan Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku dan pengurus provinsi untuk menggelar rapat internal. Langkah ini diambil agar Musda di Kota Tual dan Kabupaten Kepulauan Aru bisa segera terealisasi.
"Fokus kami saat ini mengawal dan menyelesaikan proses Musda di tiga wilayah agar berjalan sesuai jadwal dan sukses demi kejayaan pemuda Maluku," tutupnya.