AMBON — Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Nusaniwe resmi menyelesaikan jenjang pendidikan mereka. Sebanyak 73 anak dari delapan satuan PAUD binaan Velovevexia mengikuti prosesi penyematan dan pelepasan di halaman PAUD Velovevexia, Negeri Silale, Kota Ambon, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan bertema “Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan” ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena. Ia menyematkan tanda kelulusan kepada para siswa sebagai simbol kesiapan mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang dasar.
Fokus pada Karakter, Bukan Calistung
Lisa Wattimena menekankan bahwa masa transisi dari PAUD ke SD merupakan tahapan krusial dalam perkembangan anak. Ia meminta orang tua tidak terjebak pada target akademik yang terlalu tinggi.
“Anak tidak perlu dipaksa untuk segera menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara sempurna sebelum masuk SD. Yang lebih penting adalah menumbuhkan rasa senang belajar, kemandirian, keberanian, kemampuan bersosialisasi, serta karakter yang baik,” ujarnya dalam sambutan.
Menurut Lisa, Sekolah Dasar harus menjadi tempat yang ramah dan menyenangkan bagi anak. Ia mendorong kolaborasi antara orang tua dan guru untuk memastikan proses belajar berlangsung gembira, tanpa tekanan, dan sesuai tahap tumbuh kembang anak.
Masa Emas yang Tidak Boleh Terlewat
Dalam kesempatan itu, Lisa menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini. Ia mengungkapkan masih terdapat anak usia PAUD yang belum terdaftar di lembaga pendidikan usia dini.
“Usia 0 hingga 6 tahun merupakan masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak. Pada periode tersebut, karakter, mental, kemampuan sosial, serta berbagai aspek perkembangan lainnya mulai terbentuk,” jelas Lisa.
Ia menambahkan, melalui PAUD, tumbuh kembang anak dapat dipantau sejak dini. Jika terdapat keterlambatan perkembangan, penanganan bisa segera dilakukan. Lisa mengajak para orang tua menjadi agen sosialisasi di lingkungan masing-masing untuk mengedukasi keluarga dan masyarakat tentang urgensi pendidikan usia dini.
Dukungan untuk Program Wajib Belajar 13 Tahun
Lisa juga mengajak masyarakat mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Menurutnya, program ini penting untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah dan memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Bersama kita dukung anak-anak untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia demi kemajuan Kota Ambon dan Indonesia,” ujarnya.
PAUD Velovevexia sendiri menaungi 18 satuan PAUD di wilayah Nusaniwe. Pada kegiatan penamatan kali ini, delapan PAUD di antaranya turut ambil bagian dalam prosesi penyematan dan pelepasan siswa.