AMBON — Johan Lewerissa menegaskan bahwa kegiatan otomotif seperti AMX 2026 memiliki peran lebih besar dari sekadar pameran kendaraan. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas di bidang modifikasi.
“Modifikasi adalah sebuah keterampilan dan bentuk kreativitas. Saya berharap, kegiatan ini menjadi contoh yang baik bagi daerah lain,” ujar Johan dalam sambutannya.
Juri Nasional Hadir, Standar Penilaian Ditingkatkan
Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia menghadirkan dewan juri dari Makassar, Manado, hingga Surabaya. Johan menilai kehadiran juri dari luar daerah ini menjadi langkah penting agar penilaian berjalan objektif.
“Semoga penilaian berjalan secara objektif, sehingga para pemenang dapat membawa nama harum Maluku ke luar daerah,” tambahnya.
Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong para peserta berkompetisi secara sehat dan menghasilkan karya modifikasi yang diakui di tingkat nasional.
Potensi Besar Komunitas Modifikasi di Maluku
Johan melihat perkembangan dunia otomotif di Maluku menunjukkan potensi besar yang perlu terus didorong. Menurutnya, komunitas modifikasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan positif bagi generasi muda.
“Ajang kreatif dan kompetitif ini harus terus didukung agar anak muda Maluku bisa bersaing dan berprestasi,” ujarnya.
Ascart Modified Expo 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat ekosistem otomotif lokal sekaligus menjadi magnet bagi peserta dari berbagai daerah.