AMBON — DPD PDI Perjuangan Maluku meminta seluruh pengurus dan simpatisan untuk mengakhiri segala bentuk kegaduhan di internal organisasi. Langkah ini diambil guna memperkuat soliditas partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun, menyampaikan instruksi tersebut saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kota Ambon. Kegiatan ini berlangsung di Pacific Hotel Ambon pada Sabtu (9/5/2026).
Larangan Membentuk Kelompok di Internal Partai
Benhur menegaskan bahwa seluruh struktur partai wajib bergerak dalam satu garis perjuangan yang sama. Ia mengingatkan agar kader tidak terjebak dalam ego kelompok atau faksi-faksi tertentu yang justru melemahkan kekuatan politik partai dari dalam.
“Jangan lagi membentuk kelompok-kelompok di dalam partai. Semua perbedaan harus diselesaikan dalam semangat persatuan,” tegas Benhur di hadapan peserta Musancab.
Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi besar. Namun, ketika keputusan partai telah ditetapkan melalui mekanisme musyawarah yang sah, seluruh kader tanpa terkecuali wajib menghormati dan menjalankannya secara kolektif.
Fokus Ideologi dan Keberpihakan pada Rakyat Kecil
Selain soal soliditas, Benhur mengingatkan pentingnya menjaga ideologi perjuangan partai. Kader diminta tetap konsisten berada di garis massa untuk membela kepentingan rakyat kecil, bukan justru berpihak pada kepentingan kaum kapitalis.
Konsolidasi organisasi melalui Musancab ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan, khususnya di wilayah Kota Ambon dan Provinsi Maluku secara umum.
“Kita ada hari ini karena perjuangan orang-orang di masa lalu. Maka hormati mereka dan teruskan perjuangan partai dengan semangat persatuan,” tandas Benhur.
Musancab Sebagai Sarana Pendidikan Politik
Pelaksanaan Musancab kali ini tidak hanya diposisikan sebagai agenda rutin organisasi untuk memilih kepengurusan di tingkat kecamatan. Forum ini juga dirancang sebagai ruang silaturahmi sekaligus sarana pendidikan politik bagi kader di akar rumput.
“Kegiatan ini bukan hanya agenda organisasi semata, tetapi juga bagian dari silaturahmi dan pendidikan politik bagi seluruh kader partai,” ungkapnya.
Melalui momentum ini, DPD berharap soliditas kader hingga tingkat paling bawah dapat terbentuk secara permanen. Hal ini menjadi kunci utama bagi partai untuk memastikan seluruh program kerja dapat terealisasi secara efektif di tengah masyarakat.