MALUKU — Duel klasik bertajuk Super League itu kembali digelar di Jakarta dengan penonton, setelah beberapa edisi sebelumnya terpaksa dipindah ke luar ibu kota karena padatnya agenda di SUGBK.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (10/9). Ia menekankan pentingnya peran suporter tuan rumah menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.
Larangan Provokasi di Media Sosial
Ferry secara khusus menyoroti potensi psywar antar pendukung yang biasanya menghangat menjelang laga Persija kontra Persib. Menurutnya, hal itu harus diredam sejak awal.
"Yang pertama tentunya kami sebagai liga sangat menginginkan ya Persija, Jakmania, suporter Persija ya untuk bisa menjaga rumahnya. Dengan menjadi tuan rumah yang baik tentunya dan tidak juga mengundang atau memprovokasi atau memberikan atensi-atensi yang lebih ya, terutama di dalam sosmed sosial media," kata Ferry.
"Jadi, enggak ada tuh perang urat syaraf (psywar). Itu yang pertama," sambungnya.
Jersey Persija Jadi Syarat Masuk Stadion
Selain imbauan soal sikap, Ferry mengungkap adanya aturan tambahan bagi siapa pun yang hendak masuk ke area stadion. Penonton diwajibkan mengenakan jersey resmi Persija.
Aturan itu, menurutnya, menjadi indikator bahwa yang hadir benar-benar pendukung tuan rumah, bukan pihak lain yang menyusup dengan tujuan memicu keributan.
"Kemudian yang tidak kalah penting adalah tertib di dalam nonton atau memberikan dukungan. Bahkan kami lihat persyaratan utama dari penonton yang hadir di kesempatan ini dari pihak Persija sendiri, mengharuskan dan mewajibkan menggunakan jersey daripada Persija," ujar Ferry.
"Entah jersey tahun ini, tahun lalu, tahun-tahun sebelumnya dan sebagainya. Sehingga itu mengindikasikan bahwa penonton yang hadir adalah betul-betul suporter yang datangnya dan mendukung Persija," lanjutnya.
Suporter Persib Tetap Dilarang Hadir
Regulasi kompetisi melarang pendukung tim tamu hadir di lokasi pertandingan. Larangan itu juga menutup wacana pengiriman perwakilan suporter Persib demi menjaga kondusivitas.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut pihaknya memahami kekhawatiran sejumlah pihak soal potensi gesekan. Ia menyampaikan hal itu juga sudah diteruskan ke pihak liga serta kedua klub.
"Maka kami berterima kasih kepada suporter Persib Bandung untuk tidak datang dengan cara itu. Karena khawatir akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum perdamaian ini dengan cara-cara yang tentu kita tidak lakukan," ucap Yunus.
"Maka PSSI memahami tentang kekhawatiran itu. Kami sudah menyampaikan hal itu juga kepada pihak liga, kepada kawan-kawan Persija Jakarta, kepada Persib Bandung, bahwa lebih baik menahan diri," tambahnya.
Modal Kedua Tim Usai Pekan Pertama
Laga ini jadi adu gengsi pekan kedua Super League. Persija mengawali musim dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC, sedangkan Persib menekuk PSM Makassar 3-1.
Dengan modal tiga poin di tangan, kedua tim berpeluang besar menjaga posisi di papan atas klasemen jika mampu memenangi duel di SUGBK nanti.