Pencarian

BTN Bangun 477 Rumah Sosial untuk Nelayan hingga Korban Bencana

Selasa, 01 September 2026 • 19:35:31 WIB
BTN Bangun 477 Rumah Sosial untuk Nelayan hingga Korban Bencana
BTN meresmikan 477 unit rumah sosial bagi nelayan, petani pesisir, dan korban bencana di Maluku.

MALUKUPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak hanya bergerak di bisnis kredit perumahan. Dalam lima tahun terakhir, perseroan yang akrab disapa BTN ini aktif menyalurkan program sosial berupa hunian bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses rumah layak.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menegaskan, pembangunan fisik bukanlah satu-satunya jawaban atas persoalan perumahan nasional. "Persoalan perumahan Indonesia tidak cukup dijawab hanya dengan membangun rumah. Kita juga harus membangun manusia dan ekosistem perumahan yang akan menjadi fondasi perumahan Indonesia di masa depan," ujarnya, Selasa (1/9/2026).

Jangkauan Program: dari Nelayan hingga Korban Bencana

Sasaran penerima manfaat program ini cukup luas. BTN memprioritaskan keluarga prasejahtera, masyarakat berpenghasilan rendah, nelayan, petani pesisir, serta warga yang tempat tinggalnya rusak akibat bencana alam.

Angka 477 unit tersebut merupakan akumulasi realisasi sejak 2022. Jumlah ini mencerminkan komitmen BTN dalam mendukung target pemerintah mempercepat penyediaan hunian yang layak huni, tidak hanya di perkotaan tetapi juga kawasan pesisir dan daerah terdampak bencana.

Rumah Cahaya untuk Para Pahlawan

Selain renovasi rumah sosial, perseroan turut mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI). Pada program ini, BTN menyerahkan 30 unit rumah layak huni beserta sertifikat hak milik (SHM) kepada para pahlawan Indonesia dan keluarganya.

Penyerahan sertifikat ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi para penerima dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Kepemilikan legal atas hunian juga memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi penerima manfaat.

Hunian Layak, Fondasi Kesejahteraan

Ketua Dewan Pembina Yayasan PHSI sekaligus Ketua Satuan Tugas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan bahwa penyediaan rumah yang layak menjadi salah satu komponen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan titik awal untuk membangun kehidupan yang lebih stabil.

Langkah BTN ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang tengah gencar mendorong pemenuhan kebutuhan hunian bagi kelompok rentan. Dengan status kepemilikan yang jelas, penerima manfaat diharapkan dapat fokus meningkatkan taraf hidup mereka.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks