AMBON — Peringatan Hari Pengayoman ke-81 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momen tersebut diarahkan untuk memperkuat budaya pengabdian dan integritas aparatur dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas. Penghormatan kepada pahlawan dinilai sebagai cara membangun karakter aparatur yang profesional dan akuntabel.
Refleksi di TMP Kapahaha Ambon
Rangkaian kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kapahaha, Ambon, pada Rabu (5/8). Seluruh pejabat struktural, pegawai, Ketua Dharma Wanita Persatuan beserta anggota, serta Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Provinsi Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran para pegawai di TMP Kapahaha menjadi ruang refleksi bersama untuk meneladani semangat rela berkorban para pejuang. Semangat itu diharapkan menjadi landasan dalam mengambil keputusan dan menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan publik.
Penguatan Budaya Kerja Insan Pengayoman
Menurut Saiful Sahri, ziarah dan tabur bunga memiliki makna lebih luas daripada sekadar prosesi penghormatan. Momentum ini menjadi pengingat bagi setiap insan Pengayoman untuk menjunjung tinggi integritas, disiplin, serta etika pelayanan dalam keseharian kerja.
"Penghormatan kepada para pahlawan bukan hanya bagian dari tradisi institusi, tetapi juga cara membangun karakter aparatur," ujar Saiful Sahri. Semangat rela berkorban dan tanggung jawab yang diwariskan para pejuang harus menjadi pijakan dalam menjalankan tugas.
Investasi Jangka Panjang Kualitas Pelayanan Hukum
Penguatan karakter aparatur dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas pelayanan hukum di Maluku. Internalisasi nilai-nilai Pengayoman terus dilakukan melalui berbagai langkah pembinaan agar budaya kerja yang profesional dan kolaboratif semakin mengakar.
Melalui peringatan Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Maluku menegaskan bahwa menghormati jasa pahlawan diwujudkan melalui komitmen menghadirkan pelayanan hukum yang berkualitas. Hal ini sekaligus menjadi upaya membangun kepercayaan publik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku.