Pencarian

Menteri PU Tinjau Langsung Bandara Banda Neira, Runway 900 Meter Bakal Diperpanjang Jadi 2,2 Km untuk Pesawat Besar

Selasa, 14 Juli 2026 • 18:29:02 WIB
Menteri PU Tinjau Langsung Bandara Banda Neira, Runway 900 Meter Bakal Diperpanjang Jadi 2,2 Km untuk Pesawat Besar
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung landasan pacu Bandara Banda Neira yang akan diperpanjang dari 900 meter menjadi 2,2 kilometer.

BANDA NEIRA — Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendapat angin segar setelah Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke Bandara Banda Neira, Sabtu (11/7/2026). Dalam kunjungan itu, Menteri mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji perpanjangan landasan pacu dari saat ini 900 meter menjadi sekitar 2,1 hingga 2,2 kilometer.

Rencana itu akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan. Menurut Dody, penambahan panjang runway akan memungkinkan bandara melayani pesawat berbadan lebih besar, sehingga akses menuju Kepulauan Banda menjadi lebih mudah dan cepat.

Mengapa Perpanjangan Runway Begitu Krusial bagi Banda Neira?

Selama ini, landasan pacu sepanjang 900 meter hanya bisa didarati pesawat kecil seperti ATR atau Twin Otter. Kondisi itu membatasi jumlah penumpang dan kargo yang bisa masuk, sekaligus membuat harga tiket cenderung mahal karena terbatasnya kapasitas angkut.

Dengan target panjang hingga 2,2 kilometer, bandara nantinya mampu didarati pesawat jet seperti Boeing 737 atau Airbus A320. Dampaknya langsung terasa pada mobilitas warga, distribusi logistik, dan sektor pariwisata.

Bupati Sebut Bandara Jadi Pengungkit Ekonomi dan Investasi

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menyambut positif perhatian pemerintah pusat. Ia menilai peningkatan kapasitas bandara akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperbesar peluang investasi dan kunjungan wisatawan ke Banda Neira.

“Banda Neira dikenal sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Indonesia. Akses udara yang lebih baik pasti akan meningkatkan jumlah wisatawan,” ujar Zulkarnain dalam keterangan yang diterima redaksi.

Manfaat Lain: Logistik hingga Penanganan Bencana

Selain pariwisata, pengembangan bandara juga diharapkan memperlancar distribusi logistik antarpulau. Kepulauan Banda selama ini sangat bergantung pada transportasi laut yang memakan waktu lebih lama dan rawan cuaca.

Pemerintah juga menyoroti aspek kesiapsiagaan bencana. Dengan bandara yang mampu didarati pesawat besar, proses evakuasi dan pengiriman bantuan darurat ke wilayah kepulauan bisa dilakukan lebih cepat.

Bupati Zulkarnain berharap sinergi antara Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan Pemkab Maluku Tengah dapat mempercepat realisasi proyek ini. “Konektivitas antarpulau yang lebih baik akan mendorong pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Banda,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: radiodms.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks